(Sp) Nothing Special, But… Saengil Chukkae Evil

Standard

Cast :

– all Suju member (Minus Henry, Zhoumi, Kangin dan Hangeng). Mereka jadi diri mereka sendiri, tapi cerita ini milik aku

– Nindy as Park Min Rin

– All Jewelie member

* Onn Dit as Kim Chunhei

* Chu as Han Yoori

* Onn Ndri as Choi Jooeun

* Sora as Han Sora

* Ma’ippo as Kim Seorin

– 1 Member Trio Sarap

* Sista Dhiah as Shin Jungrae

– Tizna si Omet as Lee Hyena

– Beras as Yoon Rara

– saia as Kim Boram

 

>>>Nothing Special, But… Saengil Chukkae Evil<<<

“Min Rin…”

“ Wae?”

“Kau ini. Kenapa lagi? Apa moodmu turun lagi? Aku mulai tak suka kalau moodmu mulai turun seperti sekarang.”

“Kalau begitu tinggalkan aku. Beres kan?”

“Ya sudah. Sekarang aku pulang. Kalau kau sudah normal, segera hubungi aku. Kau tahu aku sangat merindukanmu dan sengaja meluangkan waktuku hanya untuk bertemu denganmu. Tapi kau malah menyambutku dengan wajah menyebalkan.”

“Terserah.”

Kyuhyun kemudian menghilang di balik pintu apartemen Min Rin

Brughh…

Min Rin menjatuhkan tubuhnya ke sofa. Dia menghela nafas panjang kemudian menghembuskannya perlahan.

“Kau salah waktu Kyu.” Kata Min Rin pelan.

Min Rin lalu pergi ke dapur, mengambil satu minuman kaleng yang memang tersisa satu di lemari esnya.

“Jam berapa sekarang?” Tanya Min Rin sendiri. Dia kemudian menoleh ke arah jam dinding yang terpajang di tembok. “Sudah pukul sebelas lewat.  Tapi persediaan makananku habis. Aku tak ingin kelaparan besok pagi .” Ujarnya.

Min Rin mengambil baju hangatnya lalu pergi keluar. Dia menuju sebuah minimart yang letaknya tak jauh dari apartemennya.

“Haah… Musim semi, cepatlah datang.” Keluh Min Rin sambil terus berjalan. Dia menggosokkan kedua tangannya tanda dia sedang kedinginan.

“Kau ini, apa kau tidak tahu jam berapa sekarang? Kau ini yeoja, kau harusnya tahu berbahaya berjalan sendiri malam-malam.”

Min Rin menoleh ke belakang. Kyuhyun terlihat sedang melipat kedua tangannya di dada sambil menatap Min Rin tajam.

“Neo… Ya! Bukannya tadi kau sudah pulang? Kenapa masih ada di sini?” Tanya Min Rin.

Kyuhyun menghampiri Min Rin dan tanpa permisi langsung menarik tangan yeoja itu. Kyuhyun memasukkan tangan Min Rin ke saku jaketnya. “Begini lebih hangat kan?” Tanya Kyuhyun sambil tetap menggenggam tangan Min Rin di dalam saku jaketnya.

“Jangan sok romantis Kyu. Image romantis itu tidak cocok denganmu.” Kata Min Rin tanpa melepaskan genggaman tangan Kyuhyun. Jujur dia merasa tangannya memang lebih hangat dari sebelumnya.

Kyuhyun tersenyum kecil mendengar ucapan Min Rin. “Ini tidak termasuk romantis. Ini hal yang biasa dilakukan sepasang kekasih. Sudahlah, kau mau kemana? Aku antar. Aku tak ingin besok aku mendengar berita kau jadi korban salah culik.”

“Maksudmu?”

“Yah, penculik ingin menculik yeoja cantik, taunya malah mendapatkan yeoja sepertimu. Dia kecewa, tapi tetap saja dia bisa melakukan apapun kalau kepepet.” Jawab Kyuhyun santai walaupun dia melihat wajah Min Rin sudah memerah karena kesal.

“Kau ini, ingin mengantarku atau menghinaku? Sudah! Lepaskan aku, biarkan aku pergi sendiri saja. Kau tahu moodku sedang sangat buruk. Bukannya setidaknya membuatnya membaik, kau malah membuatnya tambah buruk.”

Min Rin mencoba melepaskan genggaman tangan Kyuhyun di saku Kyuhyun tapi tidak berhasil. Tenaganya kalah kuat dengan namjachingunya itu. Tapi kemarahan Min Rin memberinya tenaga lebih. Beberapa saat kemudian tangannya sudah bebas dan Min Rin langsung melenggang pergi meninggalkan Kyuhyun yang terkekeh melihat tingkahya.

Sebuah van berwarna hitam berhenti di pinggir jalan. Tiga sosok namja yang berbadan atletis keluar dari van itu. Dan tanpa basa-basi salah satu dari ketiganya membekap mulut Min Rin dengan sapu tangan. Yang lainnya langsung mengangkat tubuh Min Rin dan memasukkannya ke dalam van. Setelahnya van  tersebut melaju dengan kecepatan penuh.

“YA! CHAKKAMMMMAAANNNN !!!!!!!!!” Teriak Kyuhyun.

Dia terlambat menyadari situasi dan terlambat menyelamatkan Min Rin. Begitu dia sadar, Kyuhyun sudah kehilangan Min Rin di depan matanya. Kyuhyun melihat sebuah amplop yang tadi sempat dilemparkan penculik padanya lewat jendela van.

-Jangan pernah lapor polisi atau kau akan menemukan gadismu sudah men jadi bangkai-

“Apa maksudnya ini?” Tanya Kyuhyun sambil meremas isi surat yang didapatnya.

***

“Hyung, apa yang harus aku lakukan?” Tanya Kyuhyun frustasi. Wajahnya terlihat sangat kacau.

“Sepertinya ada yang merencanakan hal ini. Buktinya penculik itu sudah menyiapkan surat untukmu. Dan mereka sepertinya tahu jelas hubunganmu dengan Min Rin.” Kata Yesung diikuti anggukan setuju dari Sungmin.

“Yang tahu hubunganku dengan Min Rin hanya kalian, keluargaku dan beberapa orang terdekat Min Rin.” Terang Kyuhyun.

Sungmin mengelus punggung Kyuhyun, mencoba menenangkan dongsaengnya. “Apa kau yakin tak ada yang tahu hubungan kalian selain kami? Mungkin ada  beberapa orang yang tahu hubungan kalian tanpa kau tahu. Minggu kemarin kan kau sempat pergi kencan ke taman hiburan  dengannya. Mungkin ada yang mengenalimu.” Sungmin mencoba mengemukakan pendapatnya.

Kyuhyun terlihat semakin panik mendengar pernyataan Sungmin barusan. “Molla. Tapi…”

“Kemarin Yoori bilang kalau Min Rin akhir-akhir ini merasa dikuntit seseorang. Apa itu ada hubungannya dengan penculikan ini?” Tanya Eunhyuk.

Kyuhyun langsung mendongak. Menatap hyungnya itu. “Mwo? Aku tak tahu sama sekali tentang hal itu hyung.” Kata Kyuhyun kaget.

Eunhyuk tampak juga kaget melihat reaksi Kyuhyun. “Aku kira kau tahu itu.” Katanya.

Dddrrttt…. Dddrrttt…. Dddrrttt….

Ponsel Kyuhyun bergetar. Ada telepon masuk tanpa nomor. Merasa pasti dari seseorang yang ada hubungannya dengan Min Rin, Kyuhyun langsung menerima panggilan itu.

“Yoboseyo..”

“…..”

“Mwo? Apa yang akan kau lakukan padanya? Awas kalau kau berbuat sesuatu padanya. Kau tak akan pernah lepas dariku seumur hidup.” Ancam Kyuhyun pada si penelepon.

“…..”

“Ara. Tapi kau janji tidak akan melakukan apapun padanya.”

Klikk.

“Dari siapa? Apa orang yang menculik Min Rin?” Tanya Sungmin.

Kyuhyun mengangguk pelan. “Yeoja. Aku tidak kenal siapa. Tapi dia mengancam akan menyakiti Min Rin jika aku tidak melakukan apa yang diinginkannya.” Terangnya.

“Lalu, apa yang dia inginkan?” Tanya Yesung.

Kyuhyun menggeleng. “Dia tidak bilang. Tapi katanya dia akan meneleponku lagi nanti. Aish, apa Min Rin  baik-baik saja?”

“Kau tenang saja. Aku yakin dia tidak akan melakukan apapun pada Min Rin.” Hibur Sungmin.

“Semoga.”

***
ddrrttt… ddrrrtt… ddrrrtt….

“Yoboseyo.”

Annyeong Kyuhyun-ah. Gwenchana? Kau tahu kan siapa aku? Oh iya, kau pasti tidak tahu. Aku orang yang menculik pacar tersayangmu. Hehe… Kalau kau ingin tahu alasannya, karena aku SparKyu yang tak suka kau punya yeoja secara diam-diam. Kau menghianati semua SparKyu, kau tahu? Ah, sudahlah. Aku bosan berbasa-basi denganmu. Sekarang kau datanglah ke sebuah gedung. Aku akan mengirim alamatnya sesaat lagi. Dan kau aku beri waktu lima  belas menit untuk sampai di gedung itu, atau kau akan melihat gadismu tak utuh. Jangan anggap aku main-main dengan semuanya. Aku bisa melakukan apapun pada orang yang sudah mengecewakan dan membohongiku. Ingat, kau harus datang sendiri. Annyeong…”

Klikk…

Kyuhyun terlihat sangat frustasi melebihi saat dia tak bisa mengalahkan raja dalam game. Pasti! Karena ini menyangkut kelangsungan hidup seseorang yang sangat dicintainya. Terlebih Kyuhyun baru tahu ternyata yang melakukan ini semua adalah salah satu SparKyu, fansnya sendiri. Dan dia sangat yakin apa yang  diucapkan yeoj a itu tidak main-main.  Yeoja itu bisa tahu nomor ponselnya dan hubungannya dengan Min Rin segitu jelas.

Ddrrrtt…. Ddrrrttt….

Kyuhyun melihat isi SMS yang masuk ke ponselnya. Dia lalu mengambil kunci mobilnya. Mengacuhkan panggilan Sungmin yang mempertanyakan kepergiannya yang terkesan buru-buru.

Bagi Kyuhyun, setiap detik adalah waktu yang  berharga.

Dia menstarter mobilnya begitu tubuhnya sudah duduk di kursi kemudi. Waktu menunjukkan pukul dua siang.  Berarti sudah empat belas jam Min Rin berada di tangan si penculik. Tepatnya SparKyu gila. Kyuhyun hampir tidak melepaskan kakinya dari pedal gas. Dia ingin segera sampai d lokasi tempat Min Rin berada.

Kyuhyun sudah berada di sebuah gedung lima lantai. Tepatnya di belakang gedung ters ebut. Tempat yang disampaikan oleh SparKyu gila.

Dddrrttt…. Ddrrrttt…. Ddrrttt….

Ponsel Kyuhyun bergetar di dalam saku celana, buru-buru dia mengangkat panggilan dari seseorang tanpa nomor id.

Apa kau tidak punya jam wahai GaemGyu? Kau tidak lihat kau terlambat lebih dari satu menit dari yang seharusnya. Sekarang lihatlah ke atap.

Kyuhyun langsung melihat ke arah yang diinstruksikan si penelepon. Dia melihat ada dua orang di atas. Dia tak tahu siapa salah satu dari mereka.tapi dia tahu dengan jelas kalau yang satu lagi adalah Min Rin.  Wa jah dan pakaiannya meyakinkan Kyuhyun akan hal tersebut. Walaupun samar Kyuhyun melihat ada sesuatu berwarna merah yang diikatkan pada perut Min Rin, seperti sebuah pita besar.

Ah, kau melanggar satu aturan lagi. Kau ternyata membawa teman-temanmu.

Kyuhyun tak mengerti apa yang diucapkan yeoja yang meneleponnya.

Lihat ke belakang master game.”

Kyuhyun menoleh. Dan bisa dia lihat sembilan hyungnya ada di belakangnya.

“UNTUK APA KALIAN KEMARI??? KEDATANGAN KALIAN HANYA MENYULITKAN MINRIN!!!!!!” Teriak Kyuhyun pada hyungduelnya itu.

“Kami khawatir padamu Kyu. Tadi Sungmin bilang kau buru-buru pergi. Kami tak ingin kau kenapa-kenapa.” Jawab Teuki.

“Tapi kedatangan kalian malah membuat Min Rin dalam bahaya.” Kata Kyuhyun lagi.

“Apa maksudmu?” Tanya Siwon tak mengerti.

Kyuhyun menatap ke arah atap. Dan semua hyungnya itu mengerti.

“Omoo, itu Min Rin?” Tanya Shindong kaget.

Sudah cukup berbincang-bincangnya. Kau mau terus mengacuhkanku?”

“Apa maumu?” Tanya Kyuhyun.

Mudah saja. Karena kau tidak memenuhi dua syarat yang aku berikan. Sekarang kau terima saja gadismu. Aku akan mengembalikannya padamu dari sini. Kau tangkap dia ya. Saengil chukkae Cho Kyuhyun.”

“YA! CHAKKAMAN…. Apa yang akan kau lakukan hah?”

Mata Kyuhyun membelalak seperti kesembilan namja tampan di belakangnya. Tubuh Min Rin jatuh dengan bebas dari atap gedung lima lantai.

“ANNDDDWWWAAEEEEE…….”

Kyuhyun langsung berlari ke arah Min Rin dijatuhkan karena posisinya tidak pas. Tapi terlambat. Min Rin sudah mendarat sebelum Kyuhyun sampai di tempat yang seharusnya.

Sembilan member Super Junior yang lain langsung menyusul Kyuhyun.

“Saengil chukkae jagiya….” Kata Min Rin lengkap dengan cengirannya.

“Ba.. Bagaimana bisa?” Tanya Kyuhyun syok begitu melihat Min Rin berdiri tegak di hadapannya. Wajahnya pucat pasi.

“Mudah saja, ada katrol di atas sana. Lagipula, apa kau tak sadar aku jatuh lebih lambat dari yang seharusnya? Haha…. Benar ternyata, orang panik susah berpikir dengan logika.  Lihat ini.” Min Rin menarik sebuah tali yang cukup besar yang agak tersembunyi di balik pita di tubuhnya. Tali tersebut adalah tali yang biasa dipakai para pemanjat tebing. Kyuhyun lalu melihat tali tersebut tersambung ke atas. Dan ketika matanya melihat ke atap, dia melihat SparKyu gila itu melambaikan tangannya lalu menghilang.

“Ya. Kau masih belum sadar juga?” Tanya Min Rin sambil menepuk kedua pipi Kyuhyun. “Aigoo…. Sepertinya kau masih sangat-sangat kaget. Ya! Ayo sadarlah.” Pinta Min Rin sambil tetap menepuk kedua pipi kyuhyun.

Kyuhyun diam. Dia benar-benar tak bisa mencerna semuanya. “YA! PARK MIN RIN! KAU INGIN AKU KENA SERANGAN JANTUNG HAH????” Teriak Kyuhyun begitu otaknya bisa mengenali situasi.

“Saengil chukkahamnida…. Saengil chukkahamnida…. Saranghaneun Cho Kyuhyun…. Saengil chukkahamnida…..”

Kyuhyun menoleh ke belakang. Kesembilan hyungnya bernyanyi untuknya. Tidak.  Bukan sembilan, Kibum ada di antara mereka.

“Hyung….”  Kata Kyuhyun masih dengan wajah pucat pasi.

“ini kejutan untukmu dongsaeng babo!” Kata Heechul.

Kyuhyun terlihat masih berpikir begitu Jungrae, Rara, Boram, Yoori, Sora, Chunhei, Jooeun dan Seorin merangsek maju ke depan. Jungrae membawa kue ulang tahun dengan lilin berangka dua puluh tiga. Sora menjentikkan pematik di tangannya lalu menyalakan kedua lilin yang ada di atas kue itu.

“Make a wish then blow your wax…” Kata Min Rin begitu Jungrae menyodorkan kue ulang tahun di tangannya.

Kyuhyun menurut saja apa kata Min Rin, dia kemudian meniup lilinnya setelah membuat permohonan. Jungrae lalu mengambil lilin dari atas kue dan mendaratkan kue yang dipegangnya ke wajah Kyuhyun. Diikuti balon air, tepung dan telur.

“Ini kami pelajari ketika pergi ke Indonesia.” Kata Yoori sambil melemparkan telur ke punggung Kyuhyun.

Gelak tawa membahana di belakang gedung tersebut. Kesepuluh namja dan  kesembilan yeoja berlarian menghindari Kyuhyun yang mengamuk.

Epilog

Malam hari di lantai 12 Dorm Suju…

“Ya. Sejak kapan kau belajar panjat tebing?” Tanya Kyuhyun.

“Sejak Boram sangat terobsesi dengan panjat tebing dan aku jadi korbannya.” Jawab Min Rin.

“Kau, kenapa mengajak pacar orang lain untuk ikutan hal ekstrim seperti itu?” Kyuhyun menatap Boram.

“Hahaha…. Itu menyenangkan Kyu. Coba saja.”  Jawab Boram santai.

“Kau aneh. Makanya punya oppa dan pacar aneh.” Kata Kyuhyun sinis

“JANGAN BAWA-BAWA KAMI!!!!” Teriak Heechul dan Yesung.

“Ngomong-ngomong siapa yeoja yang pura-pura jadi SparKyu gila itu?” Tanya Kyuhyun lagi.

“Pacarku.” Jawab Kibum.

“MWO?????” Tanya seluruh namja.

“Namanya Lee Hyena. Dia sahabatku dan dia sangat pintar akting seperti Kibum. Mereka bahkan akan main film bareng sebentar lagi.” Jawab Boram.

“KAMI TAK TAHU !!!!!!” Teriak seluruh namja sambil memeluk Kibum kecuali Kyuhyun.

“HAHAHAHA….”

“YA! Ini ulang tahunku. Harusnya aku yang dapat pelukan.” Seru Kyuhyun.

“Uri magnae sudah TUA.” Kata Teuki.

“Tapi tetap manja.” Lanjut Siwon.

“Dan menyebalkan.” Tambah Euhnyuk dan Donghae bersamaan.

“Evil.” Seru Ryeowook takutr-takut.

“Tapi kami sangat menyayangimu.”

Semua lalu memeluk Kyuhyun. Membuat para yeoja yang melihat mereka sirik pada Kyuhyun.

“Kyu, sekarang giliran aku memelukmu.” Seru Min Rin.

“Sungmin oppa, aku juga mau dipeluuukkkk….” Kata Rara sambil menghampiri Sungmin dan memeluknya manja.

“Oppa, jangan peluk dia terus. Aku juga mau dipeluk.” Kata Boram pada Yesung.

“Ehm, aku juga mau seperti Kyu.” Kata Jungrae sambil menarik-narik baju Siwon.

“Eunhyuk…. Hyukkie…. Lee Hyukjae…. Monyet…. Hyuk oppa…. Kau juga HARUS memeluk kami.” Perintah Jooeun, Chunhei, Seorin, Yoori dan Sora bersamaan.

“Hehehe…. Kemarilah sayang-sayangku.” Eunhyuk merentangkan kedua tangannya.

“Kibum mana?” Tanya Ryeowook pada Donghae.

“Tuh.” Donghae menunjuk ke arah Kibum yang sedang merangkul seorang yeoja yang dipastikan itu Hyena.

Shindong, Teuki, Donghae, Heechul, dan Ryeowook cengo melihat  sahabat-sahabatnya berpelukan dengan para yeojachingu mereka. Mereka saling tatap.

“Aku lebih baik memeluk dongsaengku sendiri.” Kata Heechul kemudian menghampiri Boram.

“Aku sudah punya Nari.” Kata Shindong.

“Sudah, kau peluk aku saja.” Ucap Teuki pada Shindong.

Akhirnya dengan sangat terpaksa Donghae memeluk Ryeowook. “Aku anggap kau perempuan sementara ini.” Kata Donghae.

“Terserah hyung.”

-End­-

HAHAHAHAHA…. Jangan salahkan saia endingnya jadi gaje gini. Gak niat banget buat ada adegan peluk-pelukan gitu. Ini garagara kegilaan saia di tengah malam menjelang pagi Buat Tuki, donge ama owook, maap tak dikasi couple. LOL

Kyu, mian ye pesta bday dikau jadi tidak berkesan. Saia bikinnya cuman semalem dan cuman dapet ide aneh kaya gini.

Tapi yang pasti, SAENGIL CHUKKAE URI EVIL MAGNAE…… KEEP YOUR EVIL TILL THE END

Wkwkwkwkwkwk……

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s