(Short Story) It’s No Easy to Like [1]

Standard

Author : Asuchi

Cast :

*) Kim Bitna [OC]

*) Cho Kyuhyun [Super Junior]

*) Kim Heechul [Super Junior]

*) Kim Boram [OC]

*) Yoo Haewon [OC]

Genre : AU, Action, Romance

a/n : bayar utang bayar utang, ini ep2 buat  bayar utang ke temen sekaligus ep2 pertama yg munculin abangkyu, kekeke~ happy reading ^^

 

 It’s No Easy To Like

Bit Na melangkah dengan terburu-buru. Menurut informasi, namja yang dicarinya sedang ada di game centre. Dia tak ingin kehilangan kesempatan untuk bertemu namja itu.

“Cho Kyuhyun? Kau bisa menemuinya di game centre. Biasanya sebelum jam sepuluh malam dia suka ada di sana dengan teman-temannya.”

Bit Na tak tahu wajah namja yang sedang dicarinya, tapi dia melihat sekumpulan namja yang sedang asik berbincang sambil memainkan beberapa permainan. Dia menghampiri kumpulan namja itu.

“YA! Aku mencari namja yang bernama Kyuhyun. Apa kalian tau dimana dia?” Tanya Bit Na.

Satu namja yang paling tinggi merangsek ke depan menghampiri Bit Na. “Wae? Naneun Kyuhyun imnida.” Tanya namja itu.

Buugghhh…

Tanpa basa-basi Bit Na meninju pipi kiri namja yang bernama Kyuhyun itu. Kejadian itu sontak membuat teman-teman Kyuhyun bereaksi. Dua orang diantaranya langsung menahan lengan Bit Na yang terlihat bersiap untuk memukul lagi.

Kyuhyun sendiri memegang pipinya yang terasa ngilu. Bibirnya sobek dan berdarah. Dia meringis kesakitan.

“Ige mwoya? Tiba-tiba kau datang lalu memukulku.” Tanya Kyuhyun setengah marah pada Bit Na yang berusaha melepaskan cengkraman di kedua lengannya.

“Cih.. Kau memang pantas mendapatkannya. Itu akibatnya kalau kau berani merampok temanku.” Jawab Bit Na sinis.

Kyuhyun terlihat tak mengerti. “Apa maksudmu?” Tanyanya lagi.

Bit Na masih berusaha melepaskan cengkraman di tangannya. “Kau jangan pura-pura bodoh atau lupa.” Jawab Bit Na kesal karena tak bisa membebaskan lengannya.

“Siapa namamu?”

“Wae? Mau membalasku? Bit Na, Kim Bit Na. Kau ingat namaku agar kau tak lagi melakukan hal yang sama.” Terang Bit Na.

Kyuhyun makin terlihat tak mengerti dengan semua yang diucapkan Bit Na. Satu hal yang pasti, dia sangat mengingat jelas nama yeoja yang memukulnya tanpa alasan.

-o0o-

Semua bermula dari kejadian kemarin malam. Malam itu sahabat Bit Na, Boram, baru saja pulang dari sebuah toko buku.

Dia sedang berdiri di sebuah halte. Dia bukan sedang menunggu bis karena memang sudah tak ada bis malam itu. Dia menunggu oppanya yang akan menjemputnya. Suasana saat itu sedang sepi karena malam memang sudah larut. Kemudian dua namja menghampirinya, wajah kedua namja itu tak terlihat jelas karena remang-remang. Mereka meminta Boram menyerahkan tasnya. Jelas Boram menolak. Dia hendak berteriak, tapi satu dari dua namja itu membekap mulut Boram. Yang satu lagi langsung merebut tas miliknya.

Boram berusaha memberontak dan mempertahankan tasnya, tapi dia tak sekuat namja-namja itu. Kemudian Boram menggigit keras tangan yang membekapnya.

“Aarrgghhh…. Yeoja sial !!!” Teriak namja yang tangannya digigit Boram.

“Kau berdarah.” Kata namja yang merebut tas begitu melihat bekas gigitan Boram yang sedikit berdarah.

Namja yang tadi digigit Boram sudah mengangkat tangannya bersiap memukul Boram ketika dia mendengar suara teriakan dari seseorang yang turun dari sebuah mobil.

“YA! MAU APA KALIAN?” Tanya orang itu yang ternyata Heechul, oppa tiri Boram.

Sontak kedua namja itu kabur. Sebelumnya Boram sempat menarik baju namja yang tadi digigitnya. Tapi tarikannya tak kuat. Heechul mengejar keduanya.

Ketika Heechul pergi mengejar, Boram menemukan sebuah dompet tergeletak di dekat kakinya. Dia yakin itu milik namja yang digigitnya tadi. Buru-buru dia memasukkan dompet itu ke dalam sakunya.

Heechul kembali tanpa hasil. Dua namja yang merampok Boram sudah kabur entah kemana. Boram tidak bercerita soal dompet yang ditemukannya pada Heechul. Dia tak ingin memperpanjang masalah. Dia lelah. Dengan nada memohon dia meminta Heechul untuk mengantarnya pulang tanpa pergi ke kantor polisi.

“Di dalam tasku hanya ada dompet dan novel yang baru aku beli. Sudahlah oppa, biarkan saja. Kartu-kartu pentingnya selamat karena aku menyimpannya di dompet yang lain di rumah.” Terang Boram.

Heechul mendesah pelan kemudian mengajak Boram pulang.

 

Besoknya di kampus Boram bercerita lengkap kepada Bit Na dan Haewon. Dia juga menunjukkan dompet yang ditemukannya pada mereka.

“Aku yakin itu milik namja yang aku gigit. Karena sebelumnya dompet ini tak ada dan posisi dia yang paling pas.” Terang Boram.

Haewon langsung mengambil dompet yang belum diapa-apakan oleh Boram itu. Haewon memeriksa isinya, ada uang lima puluh ribu won di dalamnya. Haewon menemukan beberapa kartu di dalamnya. Tapi kemudian dia mengambil sebuah kartu mahasiswa, dan membaca identitas di kartu tersebut.

“Cho Kyuhyun. Mahasiswa kelas IT tahun 2006. Universitasnya sama seperti kita.” Terang Haewon.

Bit Na terlihat geram. “Namja itu tak tahu sedang berurusan dengan siapa. Aku tak akan melepaskannya, apalagi dia satu kampus dengan kita.” Ucapnya penuh emosi.

Boram sedikit menyesal menceritakannya pada Bit Na. Dia lupa sifat Bit Na seperti apa, emosian. “Ya Bit Na, sudahlah. Kita jangan membuat masalah dengannya. Lebih baik kita datangi mereka dengan baik-baik lalu meminta tasku.” Ucap Boram.

“Andwae, aku harus memberi dia pelajaran.” Jawab Bit Na sudah sangat emosi. Dia tak akan melepaskan namja yang bernama Kyuhyun itu. Bit Na pasti ‘memberi pelajaran’ pada Kyuhyun.

Boram dan Haewon pasrah saja. Mereka tak berani menahan Bit Na. Boram justru merasa kasihan pada namja yang bernama Kyuhyun itu.

Bit Na si juara taekwondo se-Seoul di pertandingan sebulan yang lalu. Bit Na si yeoja yang tak pernah takut pada namja manapun.

“Lalu bagaimana kita menemuinya? Aku tak ingin kau membuat masalah di kampus.” Tanya Haewon.

“Lee Jonghyun, temanku di klub taekwondo juga anak IT. Aku akan mencoba bertanya padanya nanti sore pas latihan.” Jawab Bit Na. “Dompetnya biar aku yang pegang.” Kata Bit Na sambil menoleh pada Boram yang diikuti anggukan Boram.

-o0o-

“Mwo? Kau memukul Kyuhyun sunbae?” Tanya Haewon yang langsung tersedak begitu mendengar cerita Bit Na.

Bit Na tersenyum tapi terlihat ada ketidakpuasan di wajahnya. “Cih.. Kalau teman-temannya tak menahanku, dia pasti babak belur. Dia beruntung karena aku hanya memukulnya sekali.” Jelas Bit Na.

Boram bergidik ngeri. Dia merasa sangat kasihan pada namja yang bernama Kyuhyun itu. Berdoa semoga Kyuhyun baik-baik saja walaupun dia tahu namja itu pasti sedang tak baik-baik saja sekarang.

“Kau ini. Selalu otot yang kau dahulukan. Harusnya kau tanya dulu dia baik-baik.” Kata Haewon lagi.

“Aish, untuk apa bertanya? Dia pasti akan mengelak jika aku bertanya. Maling mana ada yang mau ngaku?” Kata Bit Na. “Oh, aku lupa soal dompetnya.” Lanjutnya sambil menoleh ke arah Boram yang terlihat masih merasa ngeri membayangkan nasib Kyuhyun. “Kemarin mereka langsung pergi.”

“Ne, gwenchana. Lupakan sajalah. Aku sudah merelakan dompetku kok. Jangan sampai kau berurusan lagi dengannya.” Jawab Boram begitu dia sadar dari bayangannya.

-o0o-

“Kim Bit Na. Wakil ketua klub taekwondo universitas, yang baru saja memenangkan medali emas di pertandingan taekwondo se-Seoul. Mahasiswa tingkat 3 Fakultas Ekonomi yang tempramen. Dikenal sebagai gadis tomboy yang tidak suka pada namja yang tak lebih jantan darinya. Hobinya boxing dan nonton sepakbola, tim favoritnya adalah Manchester United dan Real Madrid. Idolanya adalah Cristiano Ronaldo. Sangat suka dengan L’arc en Ciel.” Seseorang mengucapkan profil Bit Na dengan suara lantang saat Bit Na pulang dari latihan taekwondonya.

Refleks Bit Na membalikkan badan, melihat siapa orang itu.

Cho Kyuhyun ada di hadapannya. “Tak sulit untuk menemukanmu. Ternyata kamu juniorku.” Katanya.

Bit Na memandang sinis namja yang sudah dipukulnya kemarin. “Wae? Mau balas dendam? Atau pukulanku masih kurang bagimu?” Tanyanya sesinis tatapannya.

Kyuhyun hanya tersenyum tipis. “Aku namja yang baik, aku tak suka memukul yeoja. Aku menemuimu hanya meminta penjelasan darimu. Jujur aku tak mengenalmu sama sekali tapi tiba-tiba saja kau memukulku.”

Bit Na tetap dengan tampang sinisnya. Dia mengambil dompet milik Kyuhyun yang ada di tasnya, lalu melemparkannya ke arah Kyuhyun. “Itu milikmu kan? Milik orang yang merampok tas temanku 2 hari yang lalu.”

Kyuhyun mengambil dompet yang dilemparkan Bit Na. Dia membuka dompetnya. Isinya masih lengkap dan memang dompet itu miliknya. “I.. Ini memang milikku. Kemarin lusa dompet ini hilang ketika aku mau ke kampus.” Terangnya. “Kenapa ada padamu?” Dia bertanya.

“Cih. Bukti jelas ada di hadapanmu. Kau masih saja pura-pura tak tau.”

Kyuhyun memperlihatkan wajah bingungnya. Jelas dia tak mengerti apa yang dikatakan Bit Na. “Aku benar-benar tak mengerti maksudmu.”

Bit Na teringat pada cerita Boram yang katanya sempat menggigit namja yang mengambil tasnya. Dia menghampiri Kyuhyun, menarik kedua tangannya. Dia mencari bekas gigitan di tangan Kyuhyun, tapi tangan namja itu mulus. Tak ada luka sedikitpun. Dia membolak-balik tangan Kyuhyun lagi, mencari. Tapi memang luka itu tak ada.

Bit Na lalu mendongak, melihat namja di hadapannya. “Kapan dompetmu itu hilang?”

Kyuhyun berpikir, “aku sadar dompetku raib pas siang. Waeyo?”

Bit Na langsung melepaskan kasar tangan Kyuhyun yang masih dipegangnya. “Sial. Aku salah orang.” Katanya pelan. Kyuhyun tak mendengar apa yang diucapkan Bit Na. “Lupakan soal kejadian waktu itu. Aku juga akan melupakannya. Aku sudah mengembalikan dompetmu yang hilang, jadi anggap semuanya impas.” Kata Bit Na seraya pergi meninggalkan Kyuhyun.

Kyuhyun yang masih sibuk memikirkan ucapan Bit Na telat menyadari dirinya sudah ditinggalkan. “Ah, aku harus bertemu dengannya lagi! Harus.” Katanya gusar lalu dia pun pergi meninggalkan kampus.

-to be continued-

Advertisements

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s