(Short Story) It’s No Easy to Like [2]

Standard

Author : Asuchi

Cast :

*) Kim Bitna [OC]

*) Cho Kyuhyun [Super Junior]

Other Cast :

*) Kangin/Kim Youngwoon [Super Junior]

*) Kim Boram [OC]

Genre : AU, Action, Romance

a/n : bayar utang bayar utang, ini ep2 buat  bayar utang ke temen sekaligus ep2 pertama yg munculin abangkyu, kekeke~ mian kalo pendek.. happy reading ^^

 

 It’s No Easy To Like[2]

Bit Na lalu mendongak, melihat namja di hadapannya. “Kapan dompetmu itu hilang?”

Kyuhyun berpikir, “aku sadar dompetku raib pas siang. Waeyo?”

Bit Na langsung melepaskan kasar tangan Kyuhyun yang masih dipegangnya. “Sial. Aku salah orang.” Katanya pelan. Kyuhyun tak mendengar apa yang diucapkan Bit Na. “Lupakan soal kejadian waktu itu. Aku juga akan melupakannya. Aku sudah mengembalikan dompetmu yang hilang, jadi anggap semuanya impas.” Kata Bit Na seraya pergi meninggalkan Kyuhyun.

Kyuhyun yang masih sibuk memikirkan ucapan Bit Na telat menyadari dirinya sudah ditinggalkan. “Ah, aku harus bertemu dengannya lagi! Harus.” Katanya gusar lalu dia pun pergi meninggalkan kampus.

-o0o-

Bit Na memandang layar televisi di depannya. Tapi pikirannya melayang ke kejadian yang dialaminya sepulang latihan. Dia merasa sedikit bersalah karena ternyata namja yang dipukulnya itu juga merupakan korban rampok. Pernah terbersit di pikiran Bit Na untuk minta maaf, tapi gengsinya yang tinggi membuatnya membuang jauh pikirannya untuk minta maaf itu.

Aku sudah mengembalikan dompetnya. Jadi semuanya impas.‘ Dia terus meyakinkan diri dalam hati.

“Ya! Waeyo? Tumben melamun. Udah nemu namja yang lebih kuat darimu?” Tanya Kangin membuyarkan lamunan Bit Na.

“Mwo? Aish, kau kira mudah menemukan namja yang lebih kuat dariku? Kau saja masih kalah kuat.” Ledek Bit Na pada oppanya.

Kangin menjitak kepala Bit Na. “Kau ini. Aku ini oppamu. Jangan menghinaku. Aku bukannya lebih lemah darimu, aku hanya mengalah. Aku tak mungkin melawanmu dengan kekuatan asliku. Karena aku oppa yang baik. Aku tak akan memukul dongsaengku dengan kekuatan penuh.” Jawab Kangin diplomatis.

Bit Na tersenyum meledek. “Bilang saja kau tak ingin dibilang lebih lemah dariku.” Katanya.

Kangin menjitak lagi kepala Bit Na. “Rupanya aku salah sudah mengalah padamu. Kau jadi makin kurang ajar.”

Bit Na kali ini langsung bereaksi, dia memukul Kangin. Akhirnya keduanya saling memukul. Keduanya tidak bertengkar dengan serius, tapi begitulah cara mereka memperlihatkan keakraban.

 

Mwo? Dia bukan orang yang mengambil tasku, tapi juga korban?” Bit Na melaporkan kejadian sebenarnya pada Boram lewat telepon sebelum dia tidur. “Omoo, apa kau sudah minta maaf?”

“Anni, aku tak mau minta maaf. Salah dia sendiri kenapa ikutan jadi korban sehingga buat kita salah paham.” Kilahnya. “Sudahlah. Aku tak mau lagi berurusan dengannya. Aku merasa akan ada hal buruk kalau aku terus bertemu dengannya.”

Bit Na, kau harus minta maaf padanya. Kasihan dia, kau sudah memukulnya padahal dia tak salah.” Bujuk Boram.

Boram sejak awal memang lebih mengkhawatirkan senior yang bernama Kyuhyun itu daripada menginginkan dompetnya. “Sudahlah. Aku sudah bilang padanya semuanya impas karena aku sudah mengembalikan dompetnya.” Kata Bit Na terus berkilah. “Aku mau tidur. Jal jayo. Annyeong.” Ucapnya kemudian menutup telepon.

-o0o-

 

“Kau masih punya utang maaf padaku.” Kata Kyuhyun di belakang Bit Na ketika dia pulang kuliah keesokan harinya.

Bit Na menoleh.

“Aku tau kamu orang yang memiliki gengsi yang sangat tinggi, jadi aku yakin kau tak akan dengan mudah meminta maaf. Jadi, selama maaf tak terucap dari bibirmu, selama itu pula kau harus jadi pacarku. Itu baru impas.” Lanjutnya.

Sontak Bit Na menolak. “Apa-apaan kau? Kemarin aku sudah bilang semuanya selesai. Sekarang kau malah ingin aku jadi pacarmu. Jangan mimpi!”

Kyuhyun menyunggingkan ‘evil smile’nya, “silakan kau menolak. Itu artinya kau harus minta maaf padaku.” Katanya lagi. “Luka bekas pukulanmu ini belum sembuh benar, jadi seharusnya kau bertanggung jawab lebih.” Dia memegang pipinya yang masih sedikit lebam akibat pukulan Bit Na tempo hari. “Oke, pilih salah satu dari dua opsi yang aku tawarkan.” Dia benar-benar serius dengan ucapannya, seserius tampang yang diperlihatkannya.

Setelah berkata begitu, Kyuhyun menghampiri Bit Na dan berbisik di telinga Bit Na. “Sampai jumpa lagi, pacar.” Kemudian dia melenggang pergi meninggalkan Bit Na.

Bit Na mengejar Kyuhyun sesaat setelah dia sadar Kyuhyun pergi. Tapi dia tak berhasil mengejarnya. Tak ada jejak kemana orang yang menawarkan perjanjian aneh itu pergi.

“Dasar aneh!” Keluh Bit Na. “Dia pikir aku mau jadi pacarnya? Cih, dia kira aku siapa? Bisa dia atur seenaknya. Aku Kim Bit Na. Tak ada orang yang bisa mengaturku!” Ucapnya penuh emosi.

Sepanjang pulang ke rumah, suasana hati Bit Na benar-benar buruk. Sesampainya di kamarnya, dia langsung meninju-ninju samsak yang tergantung di dekat jendela kamarnya hingga lelah.

“Namja menyebalkan..” Ucap Bit Na geram. Dia membayangkan wajah Kyuhyun di samsak itu kemudian memukulnya lagi dengan penuh emosi.

“Tumben dongsaengku yang cuek terlihat sangat emosi. Siapa orang yang membuatmu seperti ini?” Tanya Kangin yang kepalanya menyembul dari balik pintu. Kangin lalu masuk ke kamar Bit Na dan duduk di kursi belajar yeodongsaengnya itu.

“Namja.. Aneh.. Menyuruhku.. Jadi.. Pacarnya..” Jawab Bit Na sambil tetap memukul samsak di depannya.

“Buwahahaha…” Gelak tawa Kangin membahana di dalam kamar Bit Na. “Namja itu berani sekali. Dia pasti merasa dirinya lebih kuat darimu.” Ucap Kangin begitu selesai dengan tawanya.

“Cih.. Tak mungkin. Aku sudah pernah memukulnya dan dia terlihat masih kesakitan sampai hari ini.” Jawab Bit Na. Dia mengelap keringat yang membasahi pelipisnya sambil duduk di pinggir ranjang.

Kangin kemudian menatap Bit Na lekat. “Ya. Aku merasa akan ada kisah di antara kalian. Kau jangan terlalu sinis padanya. Nanti kalau kau suka padanya, kau akan menyesal.”

Kangin berusaha memberikan nasehat yang dibalas cibiran oleh Bit Na. Kangin mendesah pelan melihat dongsaengnya yang tak peduli pada nasehatnya itu. Dia lalu pergi meninggalkan kamar Bit Na.

“Cepat mandi. Kau bau keringat.” Pesan Kangin sebelum menghilang di balik pintu.

-o0o-

“…Arasseo. Kau mainlah ke rumahku. Aku akan senang menyambutmu. Aish, aku jadi penasaran seperti apa kau ini…”

Bit Na masuk ke dalam kamarnya setelah mandi. Dia memandang heran oppanya yang sedang berbincang entah dengan siapa di telepon.

“Nugu?” Tanya Bit Na sambil mengeringkan rambut basah pendeknya.

Kangin tersenyum sangat manis membuat Bit Na menyipitkan matanya dan menatap curiga. Ketika sadar kalau ponsel yang dipegang Kangin adalah miliknya, Bit Na langsung merebut ponsel dari tangan Kangin.

“Nuguseyo?” Tanya Bit Na pada orang di seberang telepon.

Oppamu itu sangat ramah. Dia bahkan mengundangku ke rumahmu. Jadi, kapan kau ajak aku untuk berkenalan dengan keluargamu?” Tanya seseorang di telinga Bit Na.

Mata Bit Na langsung membulat kaget begitu mendengar siapa yang berbicara padanya. Dia menatap Kangin. Kangin terkekeh dipandangi Bit Na yang terlihat sedikit marah padanya.

“YA! Jangan pernah meneleponku dan jangan pernah bermimpi aku akan mengajakmu ke rumahku!!!”

Klik..

Bit Na langsung menutup sambungan teleponnya. “Aish, jinjja. Bagaimana namja itu tau nomor ponselku?” Tanya Bit Na geram.

“Dia bilang dia dapat nomormu dari temannya yang anak taekwondo.” Jawab Kangin.

Bit Na kembali memandang oppanya itu. “Ya! Kangin. Kau bicara apa saja dengannya?” Tanyanya penuh curiga.

Kangin terkekeh lagi. “Hanya pembicaraan antara hyung dan pacar yeodongsaengnya.” Jawab Kangin santai. Dia senang melihat ekspresi wajah Bit Na yang berubah masam. “Kau melarang dia meneleponmu tapi tak melarangnya meneleponku kan? Tadi aku sempat memberitahu nomor ponselku dan memintanya menghubungiku. Aku mau memberitahu appa dan eomma kalau kau sekarang sudah jadi yeoja tulen. Hahaha..” Ucap Kangin sambil kabur keluar kamar begitu melihat bantal sudah ada di tangan Bit Na dan siap untuk dilemparkan.

“YA!! KIM YOUNGWOON…” Teriak Bit Na sambil melempar bantal ke pintu.

-to be continued-

 

Advertisements

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s