Daily Archives: March 24, 2011

(Two Shot) A Story About Kidnapper [End]

Standard

Cast :

– 4 member suju tapi gak ada hubungannya sama suju, aku cuma pinjem nama dan wajah mereka

* Lee Hyukjae as Eunhyuk

* Lee Donghae as Lee Donghae

* Kim  JongWoon as Yesung

* Kim YoungWoon as Kim Kangin

– 1  member Jewelie

* Ma’ippo as Kim Seorin

– saia as Kim Boram

>>>A Story About Kidnapper<<<

Buru-buru Eunhyuk menjawab telepon itu. “Yoboseyo hyung?” Sapanya. Dia mendengar apa yang diucapkan Kangin di telinganya. Matanya yang sipit membulat, wajahnya terlihat kaget. “MWO? Kami salah culik? Jinjja?” Tanyanya pada Kangin.

Beberapa lama kemudian ponsel di saku celana Eunhyuk bergetar, ada telepon masuk.

-Kangin hyung-

Buru-buru Eunhyuk menjawab telepon itu. “Yoboseyo hyung?” Sapanya. Dia mendengar apa yang diucapkan Kangin di telinganya. Matanya yang sipit membulat, wajahnya terlihat kaget. “MWO? Kami salah culik? Jinjja?” Tanyanya pada Kangin.

“Mwoya? Kejutan untuk yeojachingu hyung sudah terbongkar. Aish, jadi siapa yang bersamaku ini?” Tanyanya bingung. “Jangan marah hyung. Tadi malam aku dan Donghae benar-benar membawa seorang yeoja yang ciri-cirinya seperti yang hyung katakan. Tapi kami tak tau kalau dia bukan yeojachingu hyung.” Terangnya. “Chakkaman.”

Eunhyuk langsung menuju ke ruangan tempat Seorin kemarin disekap. Dia mengambil tas milik Seorin, mencari dompet si pemilik tas. Dia dia menemukan kartu mahasiswa milik Seorin.

“Kim Seorin mahasiswa Inha University tingkat tiga jurusan gizi.” Eunhyuk membaca keterangan yang ada keterangan yang ada di kartu mahasiswa tersebut.

“Omona.. Ternyata kami memang salah culik. Mianhae hyung. Jeongmal mianhae..” Kata Eunhyuk dengan nada memohon. “Oh. Jadi yeojachingu hyung suka dengan kejutan hyung walaupun sudah ketahuan duluan? Hyung benar tak marah pada kami? Gomawo hyung..” Ucapnya senang. Raut mukanya kembali seperti sebelumnya. “Ne, gwenchana hyung. Ini semua salah kami. Memang kami harus menyelesaikannya sendiri. Ne, gomawoyo hyung..”

Setelah menutup pembicaraan di telepon, dia menoleh ke arah Seorin yang masih terlelap tidur. Read the rest of this entry