(Sp) The Worst Birthday (?)

Standard

The Worst  Birthday(?)

Cast :

-Lee HyukJae

-Jewelie (Kim ChunHei, Han YooRi, Choi JooEun, Han Sora, Kim seoRin)

-All Super Junior member

-Kim Boram, Park MinRin, Lee Hyena, Shin JungRae, Yoo HaeWon.

Note : Jewelie adalah nama untuk lima pacar Lee HyukJae yang akrab, rukun, ramah, kompak, bersahaja, hemat dan pelit. Nama diurutkan berdasarkan siapa yg paling pertama jadi pacar.

>>>>The Worst Birthday (?)<<<

HyukJae memasang masker dan topinya. Dia memandang wajahnya lewat kaca depan mobilnya. Setelah yakin tak akan ada yang mengenalinya, dia pun keluar dari audi putih yang diparkir di salah satu cafe dekat Inha University.

HyukJae masuk ke dalam cafe itu kemudian matanya mencari seseorang yang memang memintanya untuk datang. Tak butuh waktu lama bagi HyukJae untuk menemukan sosok yeoja yang sedang duduk di kursi paling pojok ruangan cafe tersebut. Dengan senyuman yang tertutup masker, HyukJae menghampiri yeoja itu.

“Yoori-ah, kau sudah menunggu lama?” Tanya HyukJae pada yeoja di depannya yang bernama Yoori.

Yoori menggeleng. “Baru saja oppa.” Jawabnya. “Kau mau memesan minuman?” Tanyanya.

HyukJae mengangguk.

Yoori memanggil salah seorang waiters, dia kemudian memesan dua cake strawberry, satu kopi dan satu cokelat panas.

HyukJae membuka maskernya begitu cake dan minuman sudah ada di meja di depannya. Tapi karena posisinya yang memang sengaja dibuat membelakangi pengunjung lain, tak ada orang yang mengenalinya sebagai salah satu member Super Junior. Dia dan Yoori kemudian menikmati hidangan di depannya dalam diam.

“Hyukkie oppa. Ayo kita putus.” Kata Yoori begitu HyukJae selesai meneguk kopinya untuk yang ketiga kalinya.

Beruntung cangkir kopi sudah dia letakkan di meja dan kopi di mulutnya sudah dia telan, jadi HyukJae tidak tersedak atau memuntahkan kopi juga tidak memecahkan cangkir kopinya itu. “Wae?” Tanyanya pada Yoori. Wajahnya terlihat sangat kaget.

Yoori diam cukup lama sebelum akhirnya menjawab. “Aku suka pada Yesung oppa.” Katanya.

Wajah HyukJae semakin kaget mendengar ucapan kekasihnya itu. “Ta.. Tapi JongWoon hyung sudah punya Boram.”

Yoori mengangguk mengerti. “Arayyo. Tapi kalau kami Jewelie bisa berbagi pacar, kenapa aku dan Boram tidak bisa?”

“Ta.. Tapi..”

“Mianhae oppa. Tapi aku tak bisa membohongi hatiku kalau aku sudah tertarik pada Yesung oppa. Sekarang aku akan menemui Boram untuk meminta restu darinya. Aku mohon oppa bisa menerimanya. Masih ada empat pacar oppa yang setia pada oppa. Aku pergi sekarang, annyeong.”

Setelah mengatakan hal itu, Yoori meninggalkan HyukJae yang masih belum bisa sadar dari keterkejutannya.

“Wae?” Tanya HyukJae. Tapi tak ada seorang pun yang menjawab pertanyaannya.

…o0o…

“Ya, Hyukkie. Kenapa wajahmu masam begitu?” Tanya JongWoon begitu melihat HyukJae yang masuk ke dorm dengan tampang menyedihkan.

HyukJae menatap tajam hyungnya itu. Lalu berlalu menuju kamarnya tanpa menjawab pertanyaan JongWoon. Dia menutup pintu penuh nafsu sehingga mengagetkan penghuni dorm.

“Wae?” Tanya Ryeowook yang langsung keluar dapur dengan sendok sup di tangannya.

JongWoon mengangkat kedua pundaknya. “Molla. Padahal tadi dia sangat senang, katanya mau bertemu dengan Yoori. Sepertinya mereka….”

“YA HYUKJAE! KAU HARUS BERTANGGUNG JAWAB!!! GARA-GARA KAU AKU JADI KALAH…” Teriak KyuHyun dari dalam kamarnya.

“BILANG SAJA KAU BODOH, MAGNAE KURANG AJAR.” Balas teriak HyukJae dari dalam kamarnya.

JongWoon dan Ryeowook saling berpandangan heran. HyukJae tidak pernah seperti itu sebelumnya. Mereka yakin pasti sudah terjadi sesuatu yang gawat dengan HyukJae.

…o0o.o0o…

“Hyuk hyung. Ayo buka pintunya. Hyung belum makan sejak kemarin siang.” Kata Ryeowook di balik pintu kamar HyukJae. Ryeowook sangat khawatir karena HyukJae tidak menyentuh makanan yang dia simpan di depan kamar hyungnya itu. Berarti HyukJae tidak makan malam.

Sungmin yang mendengar sedikit berita tentang HyukJae juga berusaha untuk merayu dongsaengnya itu untuk keluar kamar. “Hyukkie, ayo keluar. Hari ini kita ada jadwal latihan dance kan? Kau harus makan agar punya tenaga.” Katanya di samping Ryeowook. Tapi tetap saja tak ada jawaban dari dalam kamar HyukJae.

Ryeowook mulai panik. Dia langsung menelepon sang leader untuk datang ke dorm bawah. Dan JungSoo datang tak lama setelah Ryeowook menghubunginya. Usaha JungSoo tetap gagal. Begitu juga DongHae yang mengikuti JungSoo, dia tidak berhasil membujuk pasangan ikannya itu untuk keluar kamar.

“Ottohke hyung. Aku takut terjadi apa-apa pada EunHyuk hyung.” Kata Ryeowook dengan tampang cemas.

“Aku dobrak saja pintunya ya hyung.” Kata Sungmin pada JungSoo.

JungSoo agak ragu dengan permintaan Sungmin tapi dia juga khawatir dengan keadaan HyukJae. Akhirnya JungSoo mengangguk mengiyakan.

Sungmin sudah mengambil ancang-ancang untuk mendobrak pintu kamar HyukJae ketika dia, DongHae, Ryeowook dan JungSoo mendengar suara kunci diputar.

HyukJae keluar kamarnya dengan tampang kusut. Dia memperhatikan empat namja di hadapannya tapi kemudian pergi ke kamar mandi tanpa mengatakan apapun.

“Sepertinya dia memang punya masalah. Apa kita tanya dia?” Tanya Sungmin.

JungSoo menggeleng. “Sebaiknya kita biarkan dia dulu. Nanti dia pasti cerita pada kita.” Kata JungSoo.

Ryeowook, DongHae, dan Sungmin kemudian mengangguk.

…o0o.o0o…

Two days later…

HyukJae masih sama seperti dua hari sebelumnya. Tampangnya masih saja kusut. Dia jadi pendiam. Beberapa member terutama DongHae sudah bertanya padanya ada apa. Tapi HyukJae bungkam. Dia tak mau mengatakan masalahnya. Yang pasti sejak kejadian itu HyukJae jadi bersikap bermusuhan pada JongWoon. JongWoon yang tak tahu apa-apa jadi bingung karena sikap HyukJae.

Ddrrtttt…. Ddrrttt…

HyukJae melihat layar ponselnya.

-SeoRin calling-

Oppa, kau ada waktu malam ini? Aku ingin bicara sesuatu yang penting padamu. Aku tunggu di apartemen ya oppa.” Kata SeoRin begitu HyukJae menjawab teleponnya.

“Ne, nanti malam aku datang ke apartemenmu.” Kata HyukJae kemudian menutup teleponnya.

…o0o…

HyukJae mengemudikan mobilnya menuju apartemen SeoRin langsung setelah dia selesai latihan dance bersama member yang lain. Begitu melewati daerah pertokoan, ada sesuatu yang menarik perhatiannya. HyukJae langsung menepikan mobilnya dan keluar tanpa penyamaran.

“JooEun..” HyukJae memanggil nama yeoja.

Merasa namanya dipanggil, seorang yeoja yang sedang berjalan dengan seorang namja langsung membalikkan tubuhnya. Yeoja itu terlihat kaget begitu tahu siapa yang memanggilnya. “O.. Oppa..” Kata JooEun gagap.

“Nuguya?” Tanya namja yang bersama JooEun itu.

HyukJae menghampiri JooEun kemudian menatap namja di samping pacarnya itu.

“O.. Oppa se.. Sedang apa di sini?” Tanya JooEun gagap.

“Siapa dia?” HyukJae balik bertanya tanpa menjawab pertanyaan JooEun.

JooEun diam, dia menunduk.

HyukJae masih menunggu tapi JooEun tetap diam. HyukJae menanyakan pertanyaan yang sama dengan nada lebih tinggi sambil mengguncangkan lengan JooEun kasar.

“Hyung! Tidak seharusnya hyung kasar pada yeoja. Memangnya hyung siapanya JooEun?” Tanya namja yang berada di samping JooEun. Dia berusaha menepis tangan HyukJae yang berada di lengan JooEun. Menarik tubuh JooEun agar terlindung dari HyukJae.

HyukJae menatap namja itu. “Aku pacar JooEun.” Jawab HyukJae.

Namja itu terlihat terkejut. “Maldo andwae.” Katanya. “Hyung pasti bohong. Aku pacar JooEun, bukan hyung.” Tambahnya.

HyukJae seolah tersengat listrik mendengar ucapan namja itu. Mana mungkin ada namja lain mengaku pacar dari pacarnya.

“Ayo kita pergi dari sini. Aku tak kenal namja itu.” Kata JooEun sambil menarik lengan namja yang mengaku pacar JooEun.

HyukJae yang masih kaget dengan pernyataan namja tadi tak sempat menghentikan JooEun yang menghilang dari hadapannya.

Dengan perasaan hancur HyukJae kembali meneruskan perjalanannya menuju apartemen SeoRin.

SeoRin terlihat bingung dengan keadaan HyukJae yang kacau. Dia lalu mengambilkan segelas air minum yang langsung habis begitu gelas itu disodorkan pada HyukJae.

“Waeyo? Oppa terlihat sedang tidak baik.” Tanya SeoRin.

“JooEun dia…”

“Oppa.” Seorin memotong ucapan HyukJae. “Aku ingin kita break dulu.” Katanya pelan.

HyukJae langsung memperlihatkan tampang bingung. “Maksudmu?” Tanyanya tak mengerti.

“Oppa tahu kan aku sekarang sedang sangat pusing karena tugas akhir kuliahku?” Tanya SeoRin diikuti anggukan HyukJae. “Aku ingin fokus pada kuliahku. Jadi aku ingin kita break untuk sementara. Aku tak ingin menjadi pacar yang tidak perhatian, tapi kuliahku benar-benar menuntutku untuk fokus padanya. Jadi….” SeoRin menggantungkan ucapannya. Dia menggigit bibir bawahnya.

“Kita bisa tetap menjadi kekasih walaupun kau sekarang konsentrasi pada kuliahmu kan? Aku tidak akan menuntutmu untuk perhatian padaku. Aku akan mendukungmu.” Kata HyukJae lemah. Dia bingung dengan semuanya. Tiga hari yang lalu YooRi memintanya putus. Beberapa saat yang lalu dia memergoki JooEun selingkuh. Sekarang SeoRin memintanya untuk break.

“A.. Aku tidak ingin seperti itu oppa. Aku pasti akan tetap memikirkanmu kalau aku tetap menjadi pacarmu oppa. Jadi bisakah kita….” Lagi-lagi SeoRin menggantungkan ucapannya. Seolah dia tak ingin lagi mengucapkan kata-kata itu.

HyukJae diam.

…o0o.o0o…

“Keadaannya sepertinya lebih parah dari sebelumnya.” Komentar JongWoon saat dia dan penghuni dorm bawah yang lain memperhatikan HyukJae yang sedang melamun di depan televisi.

“Kau lihat hyung, tatapannya kosong. Aku benar-benar khawatir padanya.” Kata Ryeowook.

Kemudian keempat namja itu menghampiri HyukJae. JongWoon berada di posisi paling jauh dari HyukJae karena HyukJae masih memberikan tatapan musuh pada JongWoon.

“Hyukkie, sebentar lagi kan kau ulang tahun. Kami akan membuat pesta untukmu. Kau senang kan?” Kata Sungmin.

HyukJae diam. Pandangan matanya tetap kosong.

“Hyung, aku akan membelikanmu hadiah. Kau pasti senang kan mendapat hadiah dariku.” Tambah KyuHyun.

HyukJae tetap diam.

“Hyung…. Jebal, katakan pada kami ada apa denganmu.” Ryeowook mulai menangis melihat HyukJae yang tetap tak memberikan respon. JongWoon berusaha menenangkan pasangan roomatenya itu.

Tiiittttt….

Bel berbunyi. KyuHyun melihat siapa yang mengunjungi mereka. Dia lalu membuka pintu begitu tahu kalau DongHae dan Siwon yang berkunjung.

“Hyuk! Kau putus dengan YooRi?” Tanya DongHae langsung tanpa basa-basi.

HyukJae langsung menatap sedih pasangan ikannya itu. Dia kemudian memeluk DongHae dan menangis di pelukannya. DongHae mencoba menenangkan HyukJae yang terus menangis sambil dia ikut menangis.

“Sudah Hyukkie. Kau sabar saja. Masih ada empat pacarmu kan? YooRi tak usah kau pikirkan.” Hibur DongHae.

HyukJae menangis semakin histeris. “Kemarin aku melihat JooEun selingkuh dan SeoRin juga meminta kami putus. Hae, kenapa aku begitu sial? Padahal aku sangat mencintai mereka.” Kata HyukJae di sela tangis.

“Mwo? Jadi karena itu hyung seperti mayat hidup?” Tanya KyuHyun yang akhirnya tahu titik permasalahan HyukJae. “Hyung kan masih punya Sora dan ChunHei.” Tambahnya.

HyukJae melepaskan pelukannya. Dia mengambil tisu yang disodorkan oleh Siwon. “Tapi aku mencintai mereka berlima. Kehilangan salah satu dari mereka sama seperti kehilangan kelimanya.” Kilah HyukJae.

Tiiittttt….

Bel berbunyi lagi. Kali ini Siwon yang melihat siapa yang datang karena posisinya paling dekat dengan pintu. Dia lalu membuka pintu begitu tahu siapa yang datang.

“Siwon oppa, dimana Hyukkie oppa?” Tanya sang tamu yang ternyata Sora.

“Di dalam. Dia sedang menangis, sebaiknya kau hibur dia.” Jawab Siwon.

Sora langsung menghampiri HyukJae yang sedang dikerubuni member lain.

“Oppa. Apa maksud oppa membuat JooEun eonni menangis? Dia bilang kalau oppa selingkuh dengan seorang yeoja. Apa maksudnya oppa? Apa tidak cukup kami berlima untukmu oppa? Kau jahat sekali!!” Kata Sora dengan nada marah tapi detik berikutnya dia mulai menangis. “Kau jahat oppa. Padahal kami sangat setia padamu. Tapi tetap saja kau bermain dengan yeoja lain di belakang kami. Mulai saat ini kita PUTUS.” Lanjutnya.

Sora kemudian berlari keluar. Ketujuh namja itu hanya bisa diam melihat Sora yang menghilang di balik pintu.

“Apa maksud Sora kalau hyung selingkuh?” Tanya KyuHyun sambil menoleh ke arah HyukJae.

HyukJae diam. Rasa syoknya bertambah.

…o0o.o0o…

HyukJae sedang melamun di kamarnya. Semua member Super Junior sudah tahu kalau empat pacar HyukJae memutuskan hubungannya kurang dari satu minggu ini. Kesembilan member itu berembug untuk membantu mengatasi masalah patah hati HyukJae.

“Kita minta tolong saja pada ChunHei. Dia kan pacar pertama HyukJae. Dia pasti bisa membantu HyukJae agar berbaikan dengan pacar-pacarnya yang lain.” Kata ShinDong.

“Dia kan masih ada satu stok pacar, kenapa dia begitu terguncang ditinggal yang lain.” Komentar Heechul yang diikuti tatapan kesal dari yang lain.

“Aku sudah mencoba memberi pengertian pada keempat pacar EunHyuk, tapi mereka seolah tidak mau tahu dengan keadaan EunHyuk sekarang ini.” Kata DongHae.

“Jadi kita harus bagaimana?” Tanya Sungmin bingung.

“Satu-satunya cara, kita harus buat HyukJae melupakan keempat pacarnya itu. Lagipula ada ChunHei yang masih bisa kita andalkan. Dia pasti bisa menolong HyukJae bangkit dari keterpurukan.” Kata JungSoo.

HyukJae yang berniat mengambil air minum mendengar semua pembicaraan sahabat-sahabatnya itu. Dia sangat terharu bahwa ternyata masih banyak orang yang sangat peduli padanya. Dia juga mengerti kalau dia masih memiliki ChunHei yang setia padanya.

“Kalian..” Panggil HyukJae pada sekumpulan namja yang terlihat sibuk berbincang. Sembilan namja yang mendengar suara HyukJae langsung menoleh ke arahnya. “Gomawo. Kalian begitu baik padaku. Aku berjanji, aku akan berusaha untuk melupakan patah hatiku ini.” Kata HyukJae pada semua namja yang menatapnya.

Senyuman tersungging di bibir para namja itu. Mereka berhambur menghampiri dan memeluk HyukJae.

“Kau pasti bahagia meski hanya bersama ChunHei sobat.” Kata DongHae yang paling pertama memeluk HyukJae.

Suasana haru menyelimuti dorm saat itu.

Tiiittttt….

Ryeowook yang mendengar jelas bel berbunyi langsung menghampiri pintu dan melihat siapa yang datang.

“Hyungg… Kekasih hatimu datang.” Kata Ryeowook sambil membuka pintu.

ChunHei sedikit bingung begitu disambut dengan senyuman dari sepuluh namja. Dia juga bingung karena tumben-tumbenan seluruh member Super Junior berkumpul sepagi ini.

“Oppa, ada apa ini?” Tanya ChunHei pada HyukJae.

HyukJae langsung memeluk ChunHei tanpa peduli kalau dia sedang dilihat oleh teman-temannya. “Berjanji lah kau tak akan meninggalkan aku seperti Jewelie yang lain. Berjanji lah kau akan setia menemaniku karena aku sangat mencintaimu.” Kata HyukJae sambil tetap memeluk ChunHei.

“Ne oppa. Tapi bisakah kau lepaskan pelukanmu? Aku malu.” Kata ChunHei sambil berusaha melepaskan diri dari pelukan HyukJae.

Seluruh member Super Junior kecuali HyukJae langsung bersorak karena masa suram HyukJae akhirnya berakhir.

“Hyuk, lusa kan ulang tahunmu. Kau harus membuat pesta yang mewah. Sekali-kali kau gunakan uangmu untuk menyenangkan kami.” Kata DongHae yang diamini oleh yang lain.

HyukJae langsung menatap pasangan tersayangnya itu. “Anni. Kita harus berhemat setiap ada kesempatan. Dan pesta mewah itu bertentangan dengan prinsip hemat.” Kata HyukJae. “Tapi aku bisa lah kalau hanya mentraktir kalian di Babtol.” Lanjutnya.

Semua member bersorak makin kencang.

…o0o.o0o…

Next day…

BRAKKKK……

Pintu dibuka dengan penuh amarah oleh ChunHei. Seluruh member Super Junior yang sedang latihan di ruangan dance mereka di gedung SMEnt langsung menatap ChunHei. Wajah ChunHei sangat merah. Dia mengabaikan pertanyaan beberapa member, dia langsung berjalan menghampiri HyukJae. Dengan penuh amarah ChunHei melemparkan beberapa lembar kertas foto ke muka HyukJae.

“Dari awal aku percaya padamu oppa. Aku mengacuhkan ucapan JooEun eonni, aku memarahi Sora karena percaya pada JooEun eonni yang mengatakan kalau oppa selingkuh. Aku begitu bodoh tetap mempercayai oppa.” Kata ChunHei penuh nafsu.

HyukJae juga member Super Junior yang lain bingung dengan sikap ChunHei. JungSoo, DongHae dan Sungmin memungut lembaran-lembaran foto yang tadi dilemparkan ChunHei. Ketiganya mengerti kenapa ChunHei marah begitu melihat apa yang tercetak di kertas foto tersebut.

“Jadi kau benar-benar selingkuh Hyuk?” Tanya JungSoo tak percaya.

HyukJae melihat foto yang menyangkut di bajunya. Matanya membelalak lebar begitu melihat foto itu. Foto dia bersama seorang yeoja yang terlihat sedang berpelukan. HyukJae mengambil foto yang dipegang KyuHyun, foto itu foto dia dengan yeoja yang dipeluknya tadi, tapi kali ini dia terlihat mau mencium yeoja itu.

“Itu kau kan oppa?” Tanya ChunHei. HyukJae bingung mau menjawab jujur atau tidak. “JAWAB AKU!! ITU KAU KAN OPPA??” ChunHei berteriak karena HyukJae tetap diam.

“I.. Iya.. Tapi aku bisa menjelaskan semuanya.” Jawab HyukJae.

“CUKUP OPPA!!! Aku tak ingin kau berkilah lagi. Mulai sekarang kita PUTUS.” Kata ChunHei. Dia lalu pergi meninggalkan ruang latihan.

…o0o…

“Hiks.. Hiks.. Huhu..”

DongHae memandang sahabatnya penuh haru. “Sudah lah Hyukkie. Kau jangan menangis terus. Melihatmu menangis aku jadi ingin menangis juga.” Ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

“Hae, besok ulang tahunku. Tapi semua Jewelie meninggalkanku. Aku jomblo di ulang tahunku Hae-ya.” Kata HyukJae.

DongHae menepuk pundak sahabatnya itu. “Masih banyak JewelJae di luar sana. Mereka juga menyayangimu.” Hiburnya.

HyukJae menatap sedih DongHae. “Tapi hanya Jewelie yang ada di hatiku, yang aku cintai dengan sangat. Tapi kenapa mereka begitu tega meninggalkan aku Hae-ya. Padahal aku sudah melakukan yang terbaik untuk mereka.”

“Lagian kenapa juga kamu pakai acara selingkuh segala. Padahal ChunHei sudah bilang kalau dia akan setia padamu.” DongHae masih penasaran dengan foto yang menjadi sumber masalah. “Siapa yeoja itu?” Tanyanya.

“Dia yeoja yang tidak sengaja bertubrukan denganku. Aku menahan tubuhnya yang hampir jatuh karena hak sepatunya patah. Lalu yeoja itu mengeluh kalau dia kelilipan, aku membantunya untuk meniup matanya. Hanya sebatas itu Hae. Aku tidak menyangka kejadian itu malah membuat masalah seperti ini.” Terang HyukJae. Matanya berkaca-kaca lagi dan detik berikutnya air matanya kembali merebak.

…o0o.o0o…

HyukJae birthday…

HyukJae  bangun dari tempat tidurnya dengan malas. Dia melihat ke ponselnya sudah banyak pesan masuk yang mengucapkan selamat ulang tahun padanya. Tapi HyukJae terlihat sangat sedih begitu tahu tak ada satu pun dari Jewelie yang mengucapkan selamat ulang tahun padanya.

“Apa aku benar-benar sudah bukan siapa-siapa lagi bagi mereka?” Tanya HyukJae pada dirinya sendiri. Dia sangat mengasihani dirinya sendiri karena semua Jewelie memutuskan hubungan mereka beberapa hari sebelum dia berulang tahun.

HyukJae keluar dari kamarnya dan mendapati sebuah note terpajang di pintu kamarnya

Hyukkie, saengil chukkae. Aku sudah membelikanmu kue ulang tahun. Kuenya disimpan di kulkas. Aku juga sudah bilang pada eomma untuk mengosongkan Babtol malam ini. Kau sudah berjanji akan mentraktir kami kan? Kami janji tidak akan membawa pacar nanti, kita anggap itu pesta jomblo saja. Hwaiting Hyukkie! Doaku selalu bersamamu –JongWoon-

HyukJae menghela nafas panjang. Kemarin JongWoon memang bilang padanya kalau dia ada urusan pagi-pagi sekali.

HyukJae kemudian pergi menuju dapur, tenggorokannya terasa kering. Di dapur dia mendapati Ryeowook yang sedang memasukkan sup ke dalam mangkok.

“Ah hyung. Aku sudah membuatkan sup rumput laut untukmu. Duduk lah.” Katanya.

HyukJae menurut saja. Dia lalu memakan sup yang disodorkan oleh Ryeowook. Air matanya mulai merebak.

“Waeyo hyung?” Tanya Ryeowook.

HyukJae langsung menggeleng. “Aku jomblo sekarang Wookie. Padahal tahun-tahun sebelumnya Jewelie selalu memberi kejutan padaku saat tengah malam. Tapi sekarang, ucapan dari mereka pun tak ada.” Kata HyukJae yang sontak membuat air matanya keluar lebih banyak.

“Sabar ya hyung. “ Kata Ryeowook yang tak tahu harus menghibur HyukJae seperti apa.

…o0o…

At night…

Seluruh member Super Junior termasuk Zhoumi, Kibum dan Henry sudah berkumpul di Babtol. Mereka semua akan merayakan ulang tahun HyukJae yang kedua puluh lima. Tak ada yeoja. Seperti yang JongWoon janjikan, pesta ulang tahun HyukJae sama dengan pesta jomblo para member.

JongWoon eomma memberikan servis tambahan untuk ulang tahun HyukJae, dia memberikan diskon 50%. HyukJae sangat senang sebenarnya, tapi karena dia masih dalam masa patah hati, dia tetap terlihat sedih.

“Sudah lah Hyuk. Ini kan pesta untukmu. Kau harus senang. Aku yakin kau akan mendapatkan yeoja yang lebih baik dari pada Jewelie.” Hibur DongHae.

HyukJae mengangguk. Dia membenarkan ucapan sahabatnya itu. HyukJae akhirnya ikut larut dalam pesta bersama seluruh member Super Junior yang sangat menyayanginya.

“ANNYEONG……” Teriak yeoja yang tiba-tiba datang ke Babtol.

HyukJae sudah sedikit berharap yang datang adalah Jewelie. Tapi wajahnya kembali  masam begitu tahu siapa yang datang. Mereka adalah MinRin, JungRae, HaeWon dan Boram.

“Saengil chukkae oppa.” Kata MinRin sambil menyodorkan sebuah kado pada HyukJae. Diikuti oleh Boram, HaeWon dan JungRae.

HyukJae menatap JongWoon tajam, mempertanyakan mengapa para yeoja datang.

“Aku sudah bilang pada mereka untuk tidak datang. Mana aku tahu mereka menyusul kemari.” Kata JongWoon.

“Kami hanya ingin menghiburmu oppa. Kami sudah tahu ceritanya dari yang lain.” Kata JungRae.

“Ne oppa. Sekalian aku juga ingin memberikan hadiah padamu.” Tambah Boram.

DongHae langsung merangkul pundak HyukJae. “Sudah lah Hyuk, biarkan mereka bergabung dengan kita.” Sarannya.

HyukJae terlihat berpikir kemudian dia mengangguk.

Akhirnya tiga yeoja itu ikut bersenang-senang bersama. HyukJae menyesal karena mengijinkan mereka ikut pestanya. Dia cemburu saat melihat MinRin dan KyuHyun yang meski saling mengejek tapi terlihat sangat akrab. Dia iri melihat JungRae begitu mesra dengan Ryeowook, seolah dunia milik berdua. Dan dia juga iri pada JongWoon yang bersenang-senang bersama Boram. Dia marah pada DongHae yang mengacuhkannya dan lebih memilih HaeWon. HyukJae merasa matanya akan kembali basah.

“Aku pulang duluan. Kalian teruskan saja pestanya.” Kata HyukJae sambil beranjak dari tempat duduknya. Dia pergi sebelum dia kembali menangis.

Baginya ini adalah ulang tahun paling menyedihkan karena dia mengeluarkan air mata kesedihan yang sangat banyak di hari ulang tahunnya. Dia juga mendapatkan hadiah yang sangat menyedihkan, status JOMBLO.

-end-

Eh gak dink! Masih lanjut… *author dilempar ke kamar bang yes sama readers*

HyukJae berusaha menahan air matanya agar tidak keluar. Dia tidak ingin menangis lagi. Tapi begitu sampai di dorm, dia tidak bisa menahan air matanya. Dia duduk di sofa dan mulai menangis. HyukJae beranjak dari duduknya begitu puas menangis, dia langsung menuju kamarnya. Kepalanya terasa berat karena terlalu banyak mengeluarkan air mata.

HyukJae menjatuhkan tubuhnya ke ranjang tanpa menghidupkan lampu tidurnya. Dia ingin tidu dalam gelap.

“Aduh….”

HyukJae mendengar suara seseorang, dia juga merasa tidak sedang berada di kasur. Buru-buru dia menyalakan lampu kamarnya.

“Kalian….” Kata HyukJae sambil menunjuk lima yeoja yang tersenyum pada HyukJae, eh empat, satu yeoja terlelap tidur di kasur HyukJae.

Seluruh Jewelie berada di kamar HyukJae.

“Ya, SeoRin, ireona. Hyuk oppa sudah datang.” Kata YooRi.

SeoRin yang memang sudah punya niat, langsung bangun, bukan SeoRin yang biasanya.

“SAENGIL CHUKKAHAMNIDA…. SAENGIL CHUKKAHAMNIDA…. SARANGHANEUN URI NAMJACHINGU…. SAENGIL CHUKKAHAMNIDA….” Koor semua Jewelie.

ChunHei yang membawa kue di  tangannya langsung menghampiri HyukJae. “Oppa menangis terlalu lama, kami hampir ketiduran karena menunggumu.” Katanya sambil tersenyum.

“Oppa pasti kaget kan? Ini kejutan untuk oppa.” Kata JooEun.

“Jadi-jadi selama ini kalian….” HyukJae tak sanggup melanjutkan kata-katanya.

Semua Jewelie mengangguk.

“Aku tak mungkin memutuskanmu dan berpacaran dengan Yesung oppa.” Kata YooRi.

“Aku tak mungkin selingkuh darimu oppa.” Lanjut JooEun.

“Walaupun tugas akhirku sangat menyita waktu, tapi aku tak mungkin mengajakmu putus.” Tambah SeoRin.

“Kami percaya kau setia oppa. Jadi tak mungkin kami mengajakmu putus karena kau selingkuh.” Kata Sora dan ChunHei.

“Jadi….”

“Yeoja itu aku.” Kata seseorang di belakang HyukJae.

HyukJae langsung  menoleh ke arah pintu. Seorang yeoja yang dia kenali sebagai Lee Hyena, kekasih Kibum sudah berdiri bersama semua orang yang tadi bersamanya di Babtol.

“Dengan sedikit penyamaran, dia jadi yeoja yang tidak dikenali olehmu. Lalu dia pura-pura jatuh dan kelilipan, Boram kemudian memotret kalian. Hyena memang hebat, kau sampai tidak mengenali dia.” Kata DongHae.

“Ja…. Jadi kalian semua sudah tahu?” Tanya HyukJae pada rekan-rekannya.

“Memang itu ide kami semua kok.” Jawab KyuHyun.

“KALIAN KETERLALUAN….” Teriak Hyukjae.

ChunHei langsung menyimpan kuenya dan mengikuti Jewelie yang lain memeluk HyukJae.

…o0o…

“Jadi aku tidak jomblo?” Tanya HyukJae meyakinkan diri.

“Iya lah. Kami mana mau kehilangan oppa.” Jawab ChunHei.

“Kami sayang dan cinta pada oppa.” Kata Sora.

“Cinta kami berlima tak akan pernah luntur oppa. Malah bertambah setiap waktu.” Tambah YooRi.

“Tapi ingat ya. Cukup kami berlima, oppa tidak boleh melirik yeoja lain.” Ancam JooEun.

“Zzzz…..” SeoRin tidur dengan sangat pulas.

­-really end-

Advertisements

2 responses »

  1. Halo halo halo. . .
    yuni here. . .
    numpang bca ff-nya ya. .

    /elus dada
    tenang ini cuma ff. Si kunyuk cuma punyaku seorang /plak

    kocak bgt pcarnya bnyak gtu hehehe. . .

    nice ff. . .

    salam kenal:D

    • hai.. hai.. hai..
      chi imnida.. *gelar tikar* /plakk

      gomawo udah mu mampir..

      kekeke.. byangin aja kamu jadi slah satu dari mreka, tinggal pilih yg mana.. hoho

      salam knal jg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s