(Ficlet) When ‘Forget’ Comes

Standard

Author : Asuchi

Cast :

*) Choi JongHoon [FT Island]

*) Lee HongKi [FT Island]

*) Lee JaeJin [FT Island]

*) Song SeungHyun [FT Island]

*) Choi MiinHwan [FT Island]

Genre : Humor gak kesampean (?)

Disclamer : Aku bayar anakanak FTI buat maen di ff aku pake cinta, wkwk…

Note : Inti cerita ini berdasarkan kisah nyata family’a author. Tapi emang diubah sesuai dengan kebutuhan /plakk.. kalo diinget2, ini ff kedua aku tanpa OC di dalemnya.

Suatu pagi di dorm FT Island

HongKi terlihat sangat rapi, padahal waktu baru menunjukkan pukul sepuluh pagi.

“Mau kemana kau?” Tanya JongHoon yang baru saja keluar dari kamar mandi.

“Oh, aku mau pergi jalan-jalan, waeyo?” HongKi balik bertanya.

“Kau pergi ke mall tidak? Tolong belikan aku kaos warna putih. Bisa kan?”

HongKi mengangguk. ”Ne, nanti aku belikan. Sekalian aku juga mau membeli sweater.” Katanya. Dia kemudian pergi.

-o0o-

Sorenya..

“Ya, HongKi-ya. Mana kaosku?” Tanya JongHoon yang melihat HongKi datang dengan kantong belanja di tangannya.

“Omoo..” HongKi menepuk keningnya dengan tangan yang bebas. ”Aku lupa.” Katanya kemudian.

JongHoon menatap tajam HongKi. “Aish, kau ini..” Katanya sambil pergi meninggalkan HongKi yang diam melihat kepergiannya.

-o0o-

Malamnya..

JaeJin sedang mengikat tali sepatunya ketika JongHoon masuk ke dalam dorm.

“Dari mana hyung?” Tanya JaeJin.

JongHoon mengangkat kantong plastik berwarna putih yang dibawanya. “Habis dari apotik yang ada di seberang. Tadi aku beli vitamin. Kau mau kemana?” Tanyanya balik.

“Mau ke mall hyung. Sepatuku yang biru sudah rusak.” Jawab JaeJin. Dia selesai mengikat tali sepatunya kemudian berdiri. “Aku tak akan lama. Jam sebelas juga pulang.” Katanya.

JaeJin melangkah menuju pintu, tapi JongHoon menghentikannya. “Chakkaman.” Katanya. JaeJin menoleh pada JongHoon. “Tolong belikan aku kaos warna putih. Kau tunggu disini. Aku ambil kartu kreditku dulu.” Lanjutnya kemudian dengan tergesa-gesa pergi ke kamarnya untuk mengambil kartu kredit dari dompetnya. JongHoon kemudian kembali menemui JaeJin. “Jangan lupa ya.” Katanya sambil tersenyum.

JaeJin mengambil kartu kredit yang disodorkan JongHoon. “Oke hyung. Aku pergi dulu.” Katanya kemudian pergi keluar.

-o0o-

JongHoon tidak mau pergi ke kamarnya untuk tidur sebelum JaeJin pulang. Dia menunggu JaeJin sambil menonton televisi. Jam dinding yang terpajang di dinding di atas televisi menunjukkan pukul sebelas lebih sepuluh menit. Tapi JaeJin belum juga pulang. JongHoon mengambil ponselnya, hendak menelepon JaeJin. Tapi kemudian dia mendengar suara pintu dibuka. JongHoon langsung menghampiri pintu.

“Belum tidur hyung?” Tanya JaeJin.

“Belum. Mana kaosku?” Tanya JongHoon balik sambil menadahkan tangannya.

JaeJin terlihat bingung dan tak lama kedua matanya membulat. “Aigoo.. Aku lupa hyung.” Katanya dengan penuh sesal.

Raut wajah JongHoon berubah drastis. “Kembalikan kartu kreditku!” Perintahnya dingin.

JaeJin mengambil kartu kredit milik JongHoon dari dompetnya. “Mianhae hyung. Jeongmal mianhae. Aku benar-benar lupa.” Katanya sambil menyerahkan kartu kredit milik JongHoon.

“Ne.” Jawab JongHoon pelan kemudian pergi ke kamarnya.

JaeJin memandang kepergian JongHoon dengan rasa bersalah.

-o0o-

Keesokan harinya..

“SeungHyun-a, MinHwan-a. Kalian mau kemana?” Tanya JongHoon begitu melihat kedua magnae itu keluar dari kamar mereka dengan pakaian rapi dan ransel tersampir di bahu mereka.

“Kami mau kuliah hyung.” Jawab SeungHyun.

“Kampus kalian melewati pertokoan kan? Aku bisa minta tolong untuk membeli kaos warna putih?” Tanya JongHoon.

“Ne hyung. Nanti sore hyung ingatkan kami. Kami pasti akan membelikannya.” Kata MinHwan.

Setelah itu MinHwan dan SeungHyun pergi keluar dorm.

-o0o-

Pukul dua belas siang JongHoon mengirimkan pesan singkat pada SeungHyun, mengingatkan dia untuk tidak lupa membeli kaos putihnya. Pukul dua siang giliran MinHwan yang mendapatkan pesan singkat dari JongHoon. Pukul setengah empat sore JongHoon menelepon MinHwan. Mengingatkan dia dan SeungHyun untuk membeli kaos putih.

Pukul lima sore MinHwan dan SeungHyun pulang ke dorm.

Mereka langsung dihadang oleh JongHoon. “Mana kaosku?” Tanyanya tanpa basa-basi.

SeungHyun dan MinHwan saling berpandangan dengan mulut menganga. Mereka lalu menoleh ke arah JongHoon. “Kami lupa hyung.” Ucap keduanya bersamaan. “Mianhae.” Keduanya menunduk merasa bersalah.

“AISH, HH…”

Wajah JongHoon berubah menjadi sangat merah. JongHoon berjalan menuju kamarnya dengan suara langkah yang cukup keras. Memperlihatkan kalau dia sangat sangat marah.

“Waeyo?” Tanya JaeJin pada SeungHyun dan MinHwan yang terlihat masih murung karena rasa bersalah.

“Kami lupa membeli kaos yang Jjong hyung pinta.” Jawab MinHwan.

“Pasti hyung sangat marah. Soalnya kemarin aku dan HongKi hyung juga lupa membeli kaos yang dipesan Jjong hyung.” Kata JaeJin.

“Kenapa dia tidak membelinya sendiri?” Tanya SeungHyun.

JaeJin mengangkat kedua bahunya tanda tak tahu.

“Sudah kuduga, memang harus aku sendiri yang membeli kaos itu.” Gerutu JongHoon begitu keluar dari kamarnya. Dia menggerutu dengan suara cukup keras agar semua orang yang ada di dorm tahu kalau dia marah pada semuanya.

HongKi sedang tidak ada di dorm karena sedang syuting Oh! My School, jadi dia tidak mendengar gerutuan JongHoon.

“Kalian memang tidak bisa diandalkan.” Kata JongHoon ketus begitu dia bertemu dengan tiga penghuni dorm yang lain. Dia kemudian menghilang di balik pintu diiringi tatapan tiga pasang mata dari para dongsaengnya.

-o0o-

Sekitar pukul setengah sebelas malam JongHoon tiba di dorm. Dia disambut keempat rekannya yang berniat minta maaf.

“Kalian belum tidur?” Tanya JongHoon begitu dia disambut oleh HongKi, JaeJin, SeungHyun dan MinHwan.

Keempatnya menggeleng bersamaan.

“Kami minta maaf karena kemarin dan tadi melupakan pesananmu.” Kata HongKi.

“Hyung, tadi kau pergi untuk membeli kaos kan? Sekarang mana? Kok hyung tidak membawa apa-apa?” Tanya SeungHyun begitu menyadari tangan JongHoon hanya memegang kunci mobilnya saja.

JongHoon diam. Matanya kemudian menatap langit-langit lalu melihat ke kiri dan kanan. “Err…. Aku lupa! Pantas saja dari tadi aku bingung mau pergi kemana.” Jawab JongHoon.

Keempat namja di depan JongHoon langsung memasang wajah bego di depan JongHoon sampai akhirnya mereka sadar.

“Aigoo.. Hyung! Kau marah-marah pada kami karena kami lupa beli kaos untukmu, tapi hyung sendiri lupa.” Kata JaeJin kemudian.

SeungHyun menggelengkan kepalanya heran. “Ku pikir kalau yang ingin kaos itu tak akan lupa.” Komentarnya.

“Ternyata hyung juga lupa.” Tambah MinHwan.

“Sia-sia kita merasa bersalah sejak tadi.” Timpal HongKi. “Sudah. Ayo kita tidur.” Lanjutnya.

Seluruh member FT Island kemudian membubarkan diri untuk kembali ke kamar masing-masing kecuali JongHoon yang masih bingung mengapa bisa dia juga lupa hal penting seperti itu.

“Lupa itu menular ya?” Tanyanya pada diri sendiri.

 

-End-

Advertisements

4 responses »

  1. Jonghoon bodoh/plakk
    hha,piz bang jonghoon,kagak maksud kug*toel2*
    wkwk,,ini umma pernah kejadian kyk gni?? Q jg pernah k market niat bli ap tpi lupa,ending2’a lupa,,sampe kos br nyadar. .pantes ad yg kurang,,XD

    btw. .OC apa umma?*inosen

    • iya.. moni nyruh umma bli toples, dy lupa. moni nyuruh jumma beli, lupa lagi. ksel kan, dy pegi sndri tapi pas plg gak bwa apa2. haha,
      oc itu original character.. kaya si seorin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s