Boram Diary : 1st Story (Untitled)

Standard

Author : Asuchi

Cast :

*) Kim Boram [OC]

*) Kim Om Hyun [OC]

Other Cast :

*) Kim Seorin [OC]

*) Shin Jungrae [OC]

*) Park Minrin [OC]

*) Lee Hyena [OC]

*) Lee Hyunri [OC]

*) Wonbin/Kim Do Jin

*) Yesung/Kim Jongwoon [Super Junior]

*) Jino [SM The Ballad]

*) Song Seunghyun [FT Island]

*) Kim Heechul [Super Junior]

a/n : ini aslinya curhat2’a dibikin dalam format ff.. mian kalo gak suka… happy reading ^^

 

Boram Diary

Aku menatap monitor dengan nanar. Memandangnya dengan sangat sedih. Menghembuskan nafas berkali-kali, berharap keajaiban datang mengubah tampilan pada monitor itu, menjadikannya sesuatu yang sangat aku harapkan.

Redudansi data itu akhirnya menghilang, atau mendadak tiga entitas yang mulanya tak bisa dihubungkan akhirnya bisa bersama tanpa ada penolakan. Atau setidaknya ada penjelasan dari antah berantah aku tak peduli dari mana yang menjelaskan mengenai masalah yang sedang aku alami ini. Atau mendadak muncul sebuah email misterius yang isinya adalah gambar Diagram Entitas Relasi yang benar yang aku butuhkan.

Aku pasrah sepasrah-pasrahnya. Aku tak ingin menyerah, tapi aku tak mampu berjuang lebih.

“Saya sedang sangat sibuk sekarang, besok saya harus pergi ke pulau Jeju untuk menghadiri pertemuan.”

“Tapi anda pembimbing saya, sudah seharusnya anda membantu saya.”

“Saya sudah mengatakan pada anda Boram-ssi, tugas itu seharusnya bisa diselesaikan dua minggu yang lalu. Saya sudah memberikan banyak waktu sebelumnya, tapi anda tidak pernah memanfaatkan waktu tersebut.”

“Tapi setiap saya mau menemui anda, anda selalu saja memiliki kepentingan lain dan saat anda sedang memiliki waktu luang, saya sedang berkonsentrasi dengan tugas saya.”

“Itu resiko anda Boram-ssi.”

Tolakan tak langsung dari Kim-nim tadi siang masih terngiang di telingaku. Padahal aku sampai berdebat dengannya, tapi aku tak mendapatkan hasil apa-apa.

Aku mengambil ponselku yang sudah entah berapa lama tidak aku sentuh, mencari satu kontak yang aku harap bisa membantu masalahku.

“Yoboseyo, Hyun-a…”

Aku mengatakan kepentinganku pada teman terdekatku, Kim Om Hyun. Tanpa aku mengatakannya, Om Hyun seolah mengerti alasan aku menghubunginya.

“Aku juga sedang berusaha menyelesaikan milikku Boram-ah. Aku akan berusaha membantumu mencari solusinya, tapi aku mungkin tak bisa membantu lebih. Semoga pekerjaanku bisa cepat selesai jadi aku bisa membantumu.” Terangnya.

Aku mendesah pasrah. Aku sudah bisa menduga sebelumnya. “Ara.” Kataku pendek.

“Bagaimana kalau kita temui Jung-nim? Aku yakin dia bisa setidaknya membuatmu memecahkan masalahmu.” Tawar Om Hyun. “Kita temui dia besok. Aku juga ingin menanyakan beberapa hal padanya.” Tambahnya.

Aku mengangguk meski sadar kalau Om Hyun tidak bisa melihatnya. “Kalau begitu kita bertemu besok.”

***

“Jung-ssi sedang pulang ke kampung halamannya karena appanya beliau sakit. Belum jelas kapan dia akan kembali, beliau bilang akan kembali begitu kondisi appa beliau membaik.” Terang satpam yang menjadi penjaga rumah Jung-nim.

“Kamsahamnida ahjusshi.” Ucapku dengan nada lemas begitu tahu aku tak bisa menemui Jung-nim.

“Eottohke Hyun-a? Aku benar-benar pusing. Haruskah aku menyerah?” Tanyaku dengan nada putus asa pada Om Hyun.

Om Hyun menepuk pundakku pelan. “Aku akan membantumu sebisaku.” Ucapnya kemudian tersenyum.

Aku mengangguk pelan.

***

Aku menatap ponselku. Sudah lama rasanya dia tidak berbunyi. Atau mungkin aku yang terlalu acuh padanya sehingga aku tidak sadar? Ya, ada banyak saat ketika ponselku berbunyi tapi aku tidak peduli. Aku acuh, aku mengabaikan semua panggilan juga pesan-pesan yang membuat ‘Kei’ berbunyi.

“Hyena-ya, Seorin-a, Jungrae eonni, Hyunri-ya, Minrin-ah, Jiyeon-a, bogoshiposo….”

“Yesung oppa, Hee oppa, Wonbin appa, Seungie, Jino-ya, I need yours power….”

Air mataku perlahan jatuh, tak tahu karena apa. Karena rasa rinduku pada orang-orang yang selalu aku acuhkan, atau karena rasa putus asa yang menderaku. Entah…

-end-

yaa… karena aku sama sekali gak bisa lanjutin tugas aku, dan para dosen itu malah makin sibuk ditemui padahal aku BUTUH BANGET mereka, akhirnya aku malah bikin ep2 yg gak jelas kaya gini… ini bukan ep2 ya??? ini curhatan gak penting sii asti aja, dan karena temen sii asti aka Om Hyun ternyata punya nama korea, jadi aku pake OC buat dia kaya para yeoja yang nampang di akhir… *bow*

Advertisements

8 responses »

  1. huaaaaaaaaaaa~~~~~~~~~~~~` meluk moni T.T
    moni fighting… seseorang blm lama ngomong ma aku… “ya.. nanti lo kamu dapet pembimbg A… berarti yang bisa naklukin si A itu kamu” . . . ^^

    ???

  2. ngekek/plakkkkk>>>hobi ngekek abis baca cerita orang, XD
    hwaiting umma~~~ seunghyun kupinjemin dengan senang hati,,tapi jangan lupa bayar uang sewa yaaaa*?* XDDD

    • sebenernya gara2 fokus sama unary binary sampe lupa sama yg laen’a,
      jawaban’a sangat simpel ternyata
      *inget sampe gk makan cuma gara2 stress mikirin itu /plakk

      wah.. km juga lagi asik sama coding ya? HWAITING! semoga sukses deh taklukin,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s