(Short Story) Won Bin Oh Won Bin He Makes Me Crazy [3]

Standard

Cast :

*) Lee Jaerin, Jaejin’s twin –OC-

*) Oh Won Bin

Genre : AU, niat Romance tapi liat tar, humor aneh, gak lucu, gak berkelas bertebaran dimana-mana

Rate : G

Disclaimer : As usual, aku bayar para pemaen yg maen di ep2 aku pake cinta, kecuali para OC J

A/n : Aku belom kenal bener ma WonBin, jadi anggep aja dia emang penyanyi dari FnC tapi beda karakter sama asli’a, haha /plakk… piku ancur, mian.. aku gak bakat ngedit poto *nyengir siwon*. cuma oh won bin yg nganggep Jaerin lucu, author aja bingung kenapa.. jadi kalo misal menurut kalian gak lucu, emang gitu nyata’a

Chap 1 | Chap 2 |

Hyora menatapku tajam seolah aku ini penjahat dan dia polisi yang sedang mengiterogasiku.

“Jelaskan!” Perintahnya dengan nada mengintimidasi.

“Apa?” Tanyaku sambil berusaha menghindari tatapan matanya.

Sumpah! Hyora sangat menyeramkan jika sedang seperti sekarang. Dia membuat indera pendengaranku terganggu. Aku merasa suasana kantin yang riuh rendah seperti kuburan di malam jumat kliwon, terasa sangat sepi.

“Siapa namja itu?” Tanyanya tetap mempertahankan nada intimidasinya.

“Nugu?” Aku bertanya balik.

Hyora terlihat frustasi, dia kemudian menunduk dan mendongak sambil memperlihatkan tampang mau menangis. “Kau pulang dengan namja kan setelah konser itu? Kenapa kau tidak memberitahu aku kalau kau sudah memiliki pacar?” Tanyanya.

“Ya! Aku tidak punya pacar.” Ralatku cepat. “Kau jangan menangis dulu. Dengarkan penjelasanku dulu.” Tambahku saat melihat Hyora mulai terisak. “Kau tahu kan kalau kau langsung pergi ke dunia fantasimu setelah konser? Aku memutuskan untuk langsung pulang karena Jaejin sudah meneleponku. Saat di bis ada seorang namja yang meminjam ponselku karena baterai ponselnya habis. Nah, saat namja itu masih menelepon, bis sudah sampai. Aku langsung turun dan melupakan ponselku. Aku bahkan tidak ingat kalau ponselku itu tidak ada sampai kau meneleponku. Jadi aku tidak punya pacar. Dan orang yang mengangkat teleponmu waktu itu adalah orang yang meminjam ponselku.” Terangku sangaaat panjang sampai tenggorokanku kering. Jelas aku berbohong. Aku bisa dirajam Hyora jika dia tahu yang sebenarnya.

“Lalu kenapa suaranya mirip dengan Won Bin oppa?” Tanya Hyora lagi.

“Mana aku tahu? Di dunia ini mungkin saja kan ada orang yang punya suara mirip.” Jawabku. “Oh iya, aku tidak bisa pulang bersamamu nanti. Aku ada janji dengan orang yang meminjam ponselku itu. Jadi kau pulang duluan saja.” Tambahku begitu ingat aku harus pergi ke kantor FnC.

“Aku ikut ya. Orang tuaku sedang pergi ke Kanada, aku malas diam sendirian di rumah.”

HEH? Ikut? Bunuh diri itu namanya.

“Andwae!”

“Wae?” Hyora menatapku tajam.

“Eh… itu, sebelumnya aku mau ke perpustakaan dulu. Kau kan tidak suka perpustakaan. Kau pasti akan lebih bosan jika ikut denganku.” Jawabku asal.

“Huh. Kau tidak asik.”

***

Aku menatap gedung di hadapanku. Ini ya gedung tempat namja tampan yang mampu memikat hatiku itu bekerja? Besar juga. Aku melangkah ke dalam gedung di hadapanku, menghampiri resepsionis yang penampilannya tidak kalah dengan para seleb.

“Annyeong. Lee Jaerin imnida. Saya sudah membuat janji dengan Oh Won Bin. Bisa anda memberitahu saya dimana saya bisa menemuinya?” Tanyaku pada salah satu dari dua resepsionis yang ada di depanku.

“Oh, Won Bin-ssi sudah menunggu anda. Silakan anda pergi ke lantai tiga. Keluar dari lift anda berjalan saja sampai ujung, di sebelah kanan itu ruangan tempat Won Bin-ssi berada.” Jawab resepsionis itu ramah.

Aku mengangguk lalu mengucapkan terima kasih sebelum kemudian pergi menuju lift yang ada tak jauh dari tempat resepsionis.

“Permisi….” Ucapku begitu berada di depan pintu yang tadi resepsionis maksud.

Tak ada jawaban.

Aku mengetuk pintu.

Tetap tak ada jawaban.

Aku lalu membuka pintu di depanku yang ternyata tidak dikunci. “Permisi, numpang numpang…” Ucapku sambil berjalan masuk.

Aku melihat seseorang sedang tertidur di lantai dengan kepala bersandar ke tembok. Seseorang yang tampan, yang memikat hatiku sejak pertemuan terakhir setelah konser tempo hari.

“Oh Won Bin-ssi, ireona.” Kataku sambil mengguncangkan pelan tubuhnya. Tapi tak ada reaksi. Sepertinya namja tampan di hadapanku itu sangat kelelahan, terdengar dari deru nafasnya yang sedikit berat. Padahal aku tidak tahu bagaimana tidur orang yang kelelahan, aku hanya sok tahu. He,

“Aku tunggu sampai dia bangun saja.” Ucapku kemudian memposisikan diri untuk duduk di sampingnya. Lengan kami bahkan sudah bersentuhan. AIHH, BERUNTUNGNYA DIRIKU.

Aku menoleh ke sampingku, menatapnya dari samping. Wajahnya tidak sepucat terakhir pertemuan kami. Aku tersenyum memperhatikan setiap tarikan dan hembusan nafasnya.

Bagaimana rasanya tidur di sandaran namja tampan ini ya? Pikiran aneh itu tiba-tiba saja menghampiriku. Saat aku tersadar, kepalaku sudah menyentuh pundaknya. Saat aku mau bangun, tubuhku tak mau mengikuti keinginanku. Kepalaku tetap bersandar di pundaknya. Mataku kemudian tertutup, sambil merasakan betapa indahnya dunia karena kehadiran seorang Oh Won Bin.

“Enggg…….”

Aku membuka kedua mataku. Rasanya kepalaku sedikit berat. Aku menoleh ke tempat kepalaku masih menempel, Oh Won Bin menyambutku dengan senyumannya.

“HYAAA….” Aku langsung berdiri begitu sadar sepenuhnya. Aku tertidur. TERTIDUR DI PUNDAK OH WON BIN.

Buru-buru aku membungkukkan badanku berkali-kali. “Jwaesonghamnida… jwaesonghamnida… jwaesonghamnida.” Kataku sama banyaknya dengan jumlah bungkukanku.

“Gwenchana Jaerin-ssi. Kau tidak perlu begitu.” Ucap Oh Won Bin.

Aku langsung menghampiri Oh Won Bin dan memegang pundak tempat kepalaku bersandar. “Apakah tidak apa-apa? Tidak pegal kah?” Tanyaku sambil terus saja memegang pundaknya itu.

Ppssshhh…

Aku merasa pipiku memerah. Dengan cepat aku menarik tanganku dari pundak si namja tampan di hadapanku. Bukan hanya malu karena sudah menyentuhnya tanpa ijin, tapi juga senang karena aku salah satu yeoja yang bisa menyentuh pundak indahnya.

“HAHAHAHAHAHAHA…………….”

Oh Won Bin tertawa sampai memegangi perutnya.

Seperti déjà vu.

KENAPA AKU SELALU MEMBUAT SEORANG OH WON BIN TERTAWA BEGITU????? Aku bukan pelawak.

Aku terduduk lemas di tempatku berdiri. Menyesali perbuatanku yang terlihat seperti pelawak begini.

“Jaerin-ssi, gwenchana?” Tanya Oh Won Bin padaku. “Kenapa kau menangis?” Tanyanya lagi.

Aku berdiri, memegang kedua pipiku yang ternyata sudah basah karena air mata. “Jwaesonghamnida… jwaesonghamnida….” Ucapku sambil pergi dari ruangan itu. Aku terus berlari. Aku bahkan lupa di ujung lorong ada lift, aku malah pergi menuju tangga darurat dan menuruni setiap anak tangganya. Aku malu. Aku tak mau jadi pelawak…

Aku berdiri di depan gedung FnC. Pandanganku terfokus pada seseorang. Meski jaraknya lumayan jauh, aku bisa melihat sosoknya. Dia Hyora, sedang duduk di dekat pintu masuk.

Yayaya… Hyora sering bercerita kalau dia kadang suka ke gedung FnC hanya untuk melihat Oh Won Bin. Padahal dia tahu itu sangat sulit, tapi Hyora bilang meski hanya melihat mobilnya, dia akan sangat bahagia. Dan biasanya setelah bercerita begitu, dia akan bermain dengan fantasinya. Mengandai berada di dalam mobil Oh Won Bin, mengandai pergi jalan-jalan bersama si tampan itu.

Aku berbalik. Kembali masuk ke dalam gedung.

“Jaerin-ssi, gwenchana?” Tanya Oh Won Bin yang ternyata menyusulku.

Ah, namja tampan yang baik hati. Dia rela mengejarku karena khawatir padaku. Eh tunggu, bukan itu yang harus aku pikirkan.

“Oh Won Bin-ssi. Tolong sembunyikan aku.” Pintaku sambil memegang lengannya. Oh Won Bin terlihat bingung dengan permintaanku. “Temanku. Dia ada di depan. Aku bisa dirajam olehnya kalau dia melihatku di sini, terlebih melihatku denganmu.” Terangku.

– to be continued –

Advertisements

8 responses »

  1. Pingback: (Short Story) Won Bin Oh Won Bin, He Makes Me Crazy [End] « [Kim n Lee Famz]'s Family

  2. Pingback: (Short Story) Won Bin Oh Won Bin He Makes Me Crazy [4] « [Kim n Lee Famz]'s Family

  3. Pingback: (Short Story) Wonbin Oh Wonbin, He Makes Me Crazy [6] « [Kim n Lee Famz]'s Family

  4. Pingback: (Short Story) Won Bin Oh Won Bin, He Makes Me Crazy [7] « [Kim n Lee Famz]'s Family

  5. Pingback: (Short Story) Won Bin Oh Won Bin, He Makes Me Crazy [8] « [Kim n Lee Famz]'s Family

  6. Pingback: (Short Story) Won Bin Oh Won Bin, He Makes Me Crazy [5] « [Kim n Lee Famz]'s Family

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s