[J-Line Series] Obsession : 2nd Victim

Standard

Author : Asuchi

Cast :

*) Kim Jongwoon [Super Junior]

*) Kim Jaejoong [JYJ]

Genre : Tragedy, Thriller, AU, OOC

Rate : PG – 15

Disclaim : cerita keluar dari otak saia :p korban dan pelaku milik saia hanya di ff ini (:

Credit Pic : Aishita World

a/n : whahah~ ini aslinya kudu’a jadi 3rd victim, tapi berhubung yg 2nd yg asli males banget buat dilanjut garagara korban kedua asli si seksi dan akhirnya yg ini beres duluan, jadi ini dibuat jadi 2nd victim. Gk usah banyak kata lagi deh, happy reading ^^

Previous Chap : 1st Victim – Lee Jonghyun |

“Uhukkk….” Jaejoong terbangun dan langsung terbatuk. Dia mendapati dirinya tengah tengkurap dengan tangan terikat ke depan. Jaejoong melihat kaki di depannya dan dia menengadahkan kepalanya. Seorang pria sedang duduk di atas kuda lengkap dengan pakaian berkudanya tengah menatap ke arahnya.

Pria itu, Kim Jongwoon. Jongwoon menyeringai begitu Jaejoong menatapnya horor. “Sudah bangun? Berarti waktu eksekusi sudah tiba.” Ucap Jongwoon. Ada nada senang di suaranya.

Tanpa harus berpikir keras, Jaejoong tahu dia dalam kondisi terancam. Posisinya yang terikat tengkurap dengan tangan terikat, dan ujung tali pengikat tangannya itu dipegang oleh pria di depannya. Dan pria itu duduk manis di atas kuda dengan seringai menghiasi wajahnya. Tapi bahkan dia tidak berusaha untuk bangkit. Dia masih tetap menatap mata tajam milik Jongwoon. “Nuguseyo?” Tanya Jaejoong.

Jongwoon menatap ke arah langit cerah. “Jawaban yang sama seperti yang aku berikan pada Lee Jonghyun.” Ucapnya menggantung. “Yang pasti bukan malaikat kematian meski mungkin aku akan mengambil nyawamu.” Lanjutnya setelah berbalik dan menatap Jaejoong. Ada kebencian dari tatapan matanya itu.

Mata Jaejoong membulat. Dia benar-benar yakin dia dalam bahaya saat ini. Meski tidak tahu alasan mengapa dia bisa terancam oleh seseorang yang tidak dia kenal, bahkan dia yakin tidak pernah bertemu dengan pria itu. Akhirnya Jaejoong berusaha untuk bangkit.

Baru sepersekian detik tubuh Jaejoong berdiri tegak, Jongwoon menepak keras paha kuda yang ditungganginya sehingga kuda itu berlari. Jaejoong pun tersungkur di tanah. Dia terseret.

“Arrrgghhh….” Jaejoong mengerang karena gesekan tubuhnya dengan tanah membuat kulitnya terkelupas, memberikan rasa sakit yang tidak sedikit.

“Heyaaa~” Jongwoon memacu kudanya agar berlari makin kencang. Dia menikmati suara yang dihasilkan oleh derap langkah kaki kuda yang diselingi erangan pria di belakangnya. Sepuluh menit kemudian, langkah kaki sang kuda semakin pelan sampai kemudian kuda itu berhenti bergerak.

Jongwoon turun dan kudanya tapi masih memegangi tali kendali si kuda juga tali pengikat tangan Jaejoong. Jongwoon memperhatikan wajah Jaejoong yang masih. “Benar saja.” Ucap Jongwoon sinis. “Kau terlalu memuja wajahmu, sampai-sampai kau membiarkan bagian tubuhmu yang lain hancur sedang wajahmu hanya lecet sedikit.” Komentarnya setelah menendang bagian perut Jaejoong. Membalikkan tubuh tak berdaya pria itu dan memperlihatkan banyak darah dan luka akibat diseret.

Begitu banyak luka di tubuh Jaejoong. Kulit di bagian depan Jaejoong terkelupas parah dan mengeluarkan cukup banyak darah. Baju yang dipakai pria itu sudah tidak lagi berbentuk, banyak sobek tercipta seperti kulitnya.

Jaejoong tak berkutik. Dia hanya berusaha untuk bernafas, berusaha agar jantungnya masih tetap berfungsi. Dia mengacuhkan setiap kata yang dilontarkan oleh Jongwoon.

Jongwoon berjonngkok tepat di samping dada Jaejoong yang terlihat naik turun karena tidak bisa bernafas dengan benar. Dia kemudian mengambil air garam yang diselipkan di saku celananya dan membuka tutup botol tempat air garam itu. Dengan seringai menghiasi wajahnya, perlahan dia menyiram luka di tubuh Jaejoong dengan air garam itu.

“AARRRGGGHHHHH…..!!!!!”

Jaejoong mengerang karena luka di tubuhnya terasa sangat perih. Dia menggeliat karena tidak sanggup lagi untuk melakukan hal lain selain itu.

Melihat reaksi Jaejoong, Jongwoon terlihat begitu senang dan menikmati apa yang dilakukannya.

“Ja. It’s time.” Kata Jongwoon begitu air garam di dalam botol itu sudah habis. Dia bangkit dari jongkoknya dan  kembali naik ke atas kudanya.

Jongwoon melepaskan tali yang dia gunakan untuk mengikat Jaejoong karena dia yakin pria itu tak mungkin bisa bergerak banyak. Kalaupun iya, bukan masalah baginya.

“Heyaaa..!!” Jongwoon menarik tali kudanya. Kuda itu bergerak dan berlari. Jongwoon mengarahkan kudanya agar memutar dan kembali ke tempat dimana Jaejoong berada. Saat sang kuda tepat menghadap ke tubuh Jaejoong di bawah sana, Jongwoon menarik kencang tali si kuda sehingga kuda itu mengangkat kedua kaki depannya.

Brugghh….

“ARRGgghh…” Jaejoong mengerang.

Sesuai prediksi Jongwoon, kaki depan kuda itu menginjak tubuh Jaejoong begitu turun. Dan Jongwoon senang begitu mendengar erangan dari bawah sana.

Dengan kendalinya, kuda yang ditumpangi Jongwoon berkali-kali menginjak tubuh Jaejoong. Terus begitu hingga tak terdengar lagi erangan dari mulut pria cantik itu.

“Game Over.” Ucap Jongwoon sambil menatap ke arah tubuh Jaejoong yang sudah tidak bernyawa.

-end-

Advertisements

34 responses »

  1. TUHAAANNNN!!!!!!!
    elus dada, minum aer putih semburin ke jongwoon :p

    ini yang terdaebak Eon.. ga nyangka aja muka cantik uri Jae dirusak gitu.. pake de injek-injek kuda lagi…

    two tumbs up deh Eonnn…

    makasi #chu

  2. Halo aku pengunjung bru disini *kibar kolor yesung lol

    Sumpeh demi apa ini ff keren sangat…
    Abangku koq sadis bgt ya dsni…aku ampe ngumpet di bwah bantal byangin JeJe di injek kuda gtu…

  3. Kalo yg ini, suasana yg aku dapet gak gelap sih, krn ngebayanginnya lagi berkuda- tp idenya out of the box, keren.
    Yg bkn kurang nendang, apa malah idenya- cara ngebunuhnya itu ya dan suasana yg gak gelap jd seremnya blm dpt? Kalo gitu dibalikin aja ke psikopatnya lagi, bkn aja dya ngelakuin sesuatu yg gak biasa- misalnya cuci tangan pake darahnya gitu.
    Oh ya, lbh bgs lagi kalo psikopatnya pny tagline pas ngebunuh orang. Hiiy! 😀

    • cuci tangan pake darah? hm hm..
      yep! itu jg sih yg bikin berasa kurang asik gt, disamping deskripsi’a yg menurut aku masih kurang greget..
      jadi kalo ide dapet yaa? yaay \(^o^)/ *keprok sama hajusshi*

      makasih saran’a dee…….

  4. dapet, krn gak mainstream ky di film. Itu dy yg susah :D. Oh ya kalo sempet nih- km bkn background knp JW jd psikopat juga seru atau misalnya dya menikmati persiapan sebelom ngebunuh. Wuidii XD, lengkap sudah.

    • aku mabok malah ini dee bikin kek gini banyak2, tuh yg ngantri aja masih ada 3 /plakk
      kalo latar belakang sih aku udah dapet, tapi persiapan sebelom eksekusi…. mungkin kapan2 di cerita yg lain (:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s