Late Night Confession

Standard

late night confession

Author : Asuchi

Cast :

*) Im Chaeri[OC]

*) Kim Sunggyu [Infinite]

Genre : Romance

Disclaim : just own plot

Im Chaeri meletakkan boto-botol soju dari dalam kantong plastik ke atas meja. Dia menatap laki-laki yang memesan soju itu. “Beruntung aku masih bangun. Siapa yang mau menanggapi panggilanmu pukul setengah satu pagi hanya untuk menemanimu minum.” Kata Chaeri dengan nada dingin tapi sama sekali tidak ada maksud untuk bersikap seperti itu. Lelah yang membuatnya terdengar tidak bersahabat.

Kim Sunggyu, laki-laki yang duduk di depan Chaeri hanya memberikan senyuman sebagai tanggapan. Dia menepuk dudukan sofa di sampingnya. Memberikan isyarat pada Chaeri agar duduk di sampingnya. “Aku hanya punya kau.” Ucapnya. “Orang lain tidak ada yang mau susah-susah menemaniku seperti kau.” Tambahnya.

“Kau kenapa eoh? Suaramu lemas begitu.” Chaeri bertanya.

“Aku patah hati” jawab Sunggyu pendek.

Chaeri mendengus kesal. “Kau selalu begitu. Menghubungiku setiap kau merasa patah hati.” Ucapnya kesal. Bukan kali pertama Chaeri dihadapkan ke situasi seperti sekarang. Chaeri berjalan menuju pantry di apartemen Sunggyu, mengambil dua buah gelas untuknya juga Sunggyu.

“Kali ini siapa yang membuatmu patah hati?” Chaeri bertanya setelah dia duduk di samping Sunggyu. Dia mengambil satu botol soju, membuka penutupnya dan mengisi dua gelas yang ada di meja dengan soju.

Sunggyu mengambil gelasnya, meneguk habis isinya. Dia kemudian menoleh, menatap Chaeri dalam.

“Wae?” Chaeri bertanya bingung karena tatapan Sunggyu yang terkesan serius.

Tak ada jawaban dari Sunggyu, laki-laki itu hanya berkedip sekali dan kembali menatap Chaeri.

“Sikapmu aneh. Wae geurae?” Chaeri bertanya lagi.

Sunggyu mengalihkan perhatiannya dari Chaeri, dia mengambil botol soju yang tadi dibuka oleh Chaeri, kembali menuang isinya dan menenggaknya habis.

Chaeri bingung dengan sikap Sunggyu, tapi dia kemudian tidak ambil pusing dengan sikap laki-laki itu. Chaeri juga butuh minuman yang bisa membuatnya perasaannya lebih baik. Dia meneguk habis isi gelas miliknya. Menerima sodoran soju dari Sunggyu. Mereka berdua sibuk meminum minuman mereka tanpa banyak bicara.

Tiga isi botol soju sudah berpindah ke perut dua orang itu. Mereka berdua menyandarkan punggung mereka ke sofa.

“Lain kali, kau temukan yeoja yang menyukaimu juga. Agar kau tidak terus merasa patah hati. Aku bosan diganggu olehmu.” Kata Chaeri. Dia masih cukup sadar. Satu setengah botol soju belum mampu membuatnya mabuk.

Chaeri terlihat kaget kemudian. Dia menoleh ke jemari tangannya yang digenggam oleh Sunggyu.

“Aku mau kamu.” Ucap Sunggyu lirih.

Mata Chaeri membulat, dia kemudian tertawa pelan.”Kau mabuk eoh?” Dia bertanya.

“Sama sekali tidak.” Jawab Sunggyu.

Mata Chaeri beralih menatap pada Sunggyu. Mencari kebenaran dari ucapan Sunggyu yang menurutnya aneh. Chaeri tertawa lagi melihat Sunggyu.

Chu….

Mata Chaeri membulat saat Sunggyu mendaratkan sebuah ciuman pendek di bibirnya.

“Apa yang kau lakukan barusan?” Tanya Chaeri horor.

“Menciummu.” Jawab Sunggyu sambil kembali mencium Chaeri.

“Ya!” Bentak Chaeri.

Sunggyu tersenyum kemudian mencium Chaeri lagi. Kali ini bukan hanya sekedar sentuhan pendek. Sunggyu melingkarkan sebelah tangannya di pinggang Chaeri agar perempuan itu tidak bisa menghindar.

“KIM SUNGGYU!” Chaeri kembali membentak Sunggyu saat dia bisa lepas dari laki-laki itu.

“Aku suka kau. Apa kau sama sekali tidak bisa melihatnya?” Sunggyu bertanya.

Chaeri diam. Tidak tahu harus menjawab apa.

“Lee Hyeri, Ahn Jieun, Park Chaeyoung, Lee Minyoung, semua itu fiktif. Mereka tidak pernah ada. Mereka tidak pernah membuatku patah hati. Mereka hanya umpan untuk memancing reaksimu.” Terang Sunggyu.

“Mwo?” Chaeri menatap Sunggyu bingung.

“Aku pikir, kalau sedikit saja kau menunjukkan reaksi kecewa karena aku patah hati karena orang lain, saat itu juga aku akan mengatakan yang sebenarnya. Tapi kau sangat dingin, aku kesal. Kesal karena suka padamu tapi juga tidak punya rasa percaya diri untuk mengatakannya. Aku terlalu takut untuk benar-benar patah hati.”

Chaeri menunduk sambil terus mengerjapkan matanya beberapa kali. Ekspresinya benar-benar bingung. “Kau serius?” Dia bertanya masih sambil menunduk.

Chu…

Chaeri membulatkan matanya lagi ketika menerima ciuman dadakan dari Sunggyu. “Sangat.” Jawab Sunggyu mantap.

Chaeri kemudian menatap sebal Sunggyu. Matanya lalu beralih ke arah botol-botol yang ada di atas meja. Dia mengambil satu botol yang masih baru, membuka penutupnya, menenggak isinya tanpa gelas, menghabiskan sepertiga isi botol itu. Chaeri meringis tanpa suara begitu selesai meminum sojunya.

“Andai aku tahu kau akan bilang cinta padaku kalau aku terlihat kecewa, aku akan memperlihatkan ekspresi kecewa terbaik milikku.” Kata Chaeri.

Sunggyu terkekeh kemudian tertawa. “Kau suka padaku juga eoh?” Dia bertanya.

Chaeri mendelik, menatap sebal laki-laki yang duduk di sampingnya. “Kalau iya kenapa eoh?” Dia bertanya sinis.

Sunggyu tersenyum. Dia mencium singkat bibir Chaeri. “Soju dari bibirmu seratus kali lebih manis.” Ucapnya.

Chaeri memutar lehernya. Dia sangat tahu kalau tetangga satu apartemen sekaligus teman saat masa kuliahnya dulu itu memang sedikit, tidak, banyak gombal. Tapi dia tidak pernah berpikir, sekalipun, kalau gombalan Sunggyu bisa membuat perasaannya terasa sangat menyenangkan.

Chaeri mengambil botol soju yang isinya tadi dia minum, menuangnya ke dalam gelas miliknya. Dia kemudian meminum habis isi gelasnya. Chaeri menoleh pada Sunggyu, dia tersenyum sebelum kemudian memberikan ciuman dengan bau soju yang menyengat pada Sunggyu.

Sunggyu mendengus senang. “Saranghae.” Ucapnya di sela ciuman.

“Na do.” Balas Chaeri.

Chaeri suka laki-laki yang sedang menciumnya. Dia suka laki-laki itu entah sejak kapan. Dia rela menghabiskan banyak malamnya dengan terjaga saat seorang Kim Sunggyu ingin ditemani olehnya. Karena dia Kim Sunggyu, Chaeri tidak pernah mempersalahkan hal itu.

-end

Advertisements

16 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s