[CS_1] カサブタ

Standard

Biasanya, banyak hal remeh yang aku ceritakan padanya. Biasanya, hanya karena sebuah panggilan telepon, gundah gulana itu menghilang. Biasanya, aku menyapa dia dan dia pun menyapa balik. Biasanya, tak ada akhir bagi kami jika sudah memulai setiap kata, entah diketikkan ataupun diucapkan.

Tapi kini, seberapa ingin pun aku menghubunginya. Seberapa ingin pun dia mendengar suara tangisku. Seberapa ingin pun aku mengadu padanya. Rasanya begitu sulit. Rasa takut diabaikan itu terlalu dominan. Rasa takut pada rasa sedih itu tak mau menghilang.

Sekarang ya, aku memang membutuhkan dirinya. Tapi biarlah, menikmati rasa kesepian itu memang sudah menjadi bagian dariku. Biarlah, toh meski dia tahu dia akan bertanya. Hanya bertanya.

Mungkin karena aku tenggelam terlalu jauh ke dasar palung. Dia tidak ingin ikut tenggelam. Mungkin karena aku terlalu lama berada di tempat gelap. Dia tak ingin kehilangan cahaya miliknya.

Sapa aku sekali lagi. Aku akan bahagia. Meski mungkin tak akan seperti dulu. Saat cahayamu membawaku ikut berdiri di bawah cahaya.

Aku merindukanmu. Terlalu merindu saat aku begitu tenggelam dan ingin kembali berjumpa dengan cahaya.

3444 7232 988.

Selesai pada 16 Juni 2015, 18:03.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s